Sulawesitoday

portal berita terkini di sulawesi tengah, poso, palu, parigi moutong dan berita terbaru lainnya

Yamaha Sebut Morbidelli Terlalu Ikut Campur Soal Teknis

waktu baca 2 menit
Yamaha Sebut Morbidelli Terlalu Ikut Campur Soal Teknis Foto/Istimewa

Morbidelli terlalu ikut campur, berita olahraga, sulawesitoday sports – Lin Jarvis, Direktur Yamaha MotoGP sebut Franco morbidelli terlalu ikut campur dalam pencarian solusi kadang malah mengganggu.

Sejak menjalani operasi untuk pemulihan cedera lutut kiri, pebalap yang memperkuat tim satelit RNF Racing musim lalu itu mengalami penurunan performa. Bahkan setelah ditarik ke Yamaha Factory Racing, proses beradaptasi dengan versi terbaru YZR-M1 tidak mudah.

Sejak tampil di San Marino 2021 setelah absen lima putaran, rapor terbaiknya adalah P7 di MotoGP Indonesia. Setelah itu, pemain berusia 27 tahun itu pingsan dan berjuang untuk mendapatkan satu atau dua poin.

Namun, semuanya tampak berubah saat tampil di sirkuit Sepang. Morbidelli membuat kejutan di kualifikasi yang berlanjut sepanjang balapan.

Dia berhasil melewati garis finis di urutan ke-10 meski dua penalti di lap panjang. Akibat kelalaiannya menabrak pebalap Aprilia Racing Aleix Espargaro di lap terakhir, anak didik Valentino Rossi itu dihukum tiga detik dan terjatuh dari tangga.

Penampilan Franky di Sepang menyisakan banyak pertanyaan. Jarvis mengakui bahwa kemajuan tidak lepas dari berbagai pendekatan yang dilakukan oleh para pembalap.

Rasa penasarannya terhadap konfigurasi mesin semakin besar. Dia tidak segan-segan untuk terlibat dalam menentukan setting M1 yang ternyata menjadi bumerang.

“Franco ingin memahami semua aspek teknis dari motornya. Terkadang itu membantu, tetapi ada kalanya pengendara lebih terlibat dalam penyetelan, alih-alih menjelaskan perasaan dan kebutuhannya dan membiarkan teknisi dan insinyur melakukan pekerjaan mereka,” kata Jarvis kepada salah satu media online.

Baca: Antisipasi Krisis Pangan, 11 Komoditas Utama akan Ditata

“Ada kalanya Morbidelli terlalu terlibat dalam masalah teknis, tetapi dengan pendekatan baru ini tim memutuskan aspek sepeda motor.”

Jarvis juga mengungkapkan banyak alasan lain di balik kemunduran runner-up MotoGP 2020.

“Franky dipromosikan ke tim pabrik terlalu dini (setelah Maverick Vinales dipecat) dan ketika dia melakukannya, dia juga cedera. Di musim dingin dia memecahkan masalah lutut, jadi kami berharap lebih darinya musim ini.” katanya.

“Pertengahan musim tanpa balapan tentu tidak membantunya. Selain itu, tidak mudah memiliki Fabio sebagai rekan setim”. (*/Ikh)

Selain baca Morbidelli terlalu ikut campur, baca juga: Tampil Impresif, Pol Espargaro Beri Sanjungan pada Aleix

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *