Waktu Terlama Manusia Hidup di Luar Angkasa, Ini Penjelasannya

waktu baca 3 menit
Waktu Terlama Manusia Hidup di Luar Angkasa, Ini Penjelasannya

Waktu Terlama Manusia Hidup di Luar Angkasa, sains tekno sulawesitoday – Gagasan untuk hidup di luar angkasa menjadi gagasan yang berkembang di di antara beberapa periset.

Selama ini, manusia cuma sanggup mengeksplorasinya dalam waktu yang cepat. Tahukah kamu waktu terlama yang sempat dihabiskan manusia di luar angkasa?

Astronaut terlama di luar angkasa

Astronaut terlama di luar angkasa ialah Valery Polyakov asal Rusia. Dia habiskan waktu 438 hari di luar angkasa dari Januari 1994 sampai Maret 1995.

Dia bekerja di Stasiun Luar Angkasa Mir sebagai astronaut pertama kali yang mempunyai kekuatan di sektor klinis.

Sepanjang bekerja, dia bertanggungjawab memantau kesehatan crew yang tiba ke stasiun itu.

Tidak itu saja, Valery lakukan study imbas mikrogravitasi pada badan. Selain itu, dia mempelajari bagaimana dampak lenyapnya gravitasi di luar angkasa pada kesetimbangan di telinga sisi dalam dan mekanisme saraf pusat.

Berikut yang mengakibatkan astronaut alami kecapekan yang luar biasa di akhir penerbangan luar angkasa.

Selain artikel Waktu Terlama Manusia Hidup di Luar Angkasa, simak juga: Boleh Dicoba, Ini Lima Resep Masakan Variasi dan Praktis

Astronaut terlama di luar angkasa secara kumulatif

Bila Valery alami visi terlama di luar angkasa pada sebuah visi, ada astronaut yang lain yang alami hidup terlama di luar angkasa, tetapi dilakukan dalam seringkali visi.

Gennady Padalka ialah astronaut dengan waktu terlama di luar angkasa, yakni 878 hari yang terdiri ke lima penerbangan luar angkasa.

Gennady habiskan waktunya untuk lakukan visi di dua stasiun luar angkasa, yakni Stasiun Luar Angkasa Mir dan International Ruang Station (ISS).

Dia sebagai pilot senior dari Russian Air Force dan bukanlah orang klinis seperti Valery.

Wanita terlama di luar angkasa

Astronaut wanita yang menggenggam rekor hidup di luar angkasa dengan durasi waktu terlama ialah Christina Koch asal dari Amerika.

Christina lakukan penerbangan luar angkasa sepanjang 328 hari dari Maret 2019 sampai Februari 2020. Christina sebagai pakar tehnik mesin. Visi ini jadi salah satu visi luar angkasa yang sempat dia lalui.

Astronaut wanita yang lain yang menggenggam rekor terlama di luar angkasa dalam penumpukan beberapa visi ialah Peggy Whitson asal dari Amerika Serikat.

Dia habiskan keseluruhan 665 hari di stasiun luas angkasa yang terdiri ke beberapa visi.

Bahkan juga pada umur 57 tahun, dia lakukan terbang ke luar angkasa dan jadi astronaut paling tua yang lakukan visi.

Itulah waktu terlama manusia ada di luar angkasa dan namanya. Menurutmu, apa kemungkinan manusia dapat tinggal di luar angkasa satu hari kelak? (rf)

Selain artikel Waktu Terlama Manusia Hidup di Luar Angkasa, simak juga: Ini Tiga Alasan Sesar Lembang Disebutkan Berbahaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *