Siap-siap, Tilang Elektronik di Palu Sudah Diberlakukan

waktu baca 2 menit
Siap-siap, Tilang Elektronik di Palu Sudah Diberlakukan

Penerapan Tilang Elektronik di Palu, sulawesitoday – Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah mulai berlakukan Tilang Elektronik di Palu mulai tanggal 22 september 2022 mendatang.

Direktur Lalu Lintas Polda Sulteng Kombes Pol Kingkin Winisuda dalam keterangannya menjelaskan Tilang Elektronik di Palu merupakan sistem penegakan hukum dibidang lalu lintas berbasis Tekhnologi Informasi dengan menggunakan perangkat elektonik berupa Kamera yang memiliki kemampuan untuk mendeteksi beberapa jenis pelanggaran lalu lintas, Senin 12 September 2022.

Untuk Polda Sulawesi Tengah dalam menerapkan ETLE menggunakan 2 jenis kamera yaitu kamera statis dan kamera bergerak atau mobile dengan kemampuan yang berbeda.

Kamera statis digunakan pada titik-titik tertentu yang telah ditentukan dan memiliki kemampuan untuk bekerja sepanjang waktu untuk memantau pengguna jalan.

Sedangkan kamera bergerak menggunakan kamera HP (portable) yang telah dikonfigurasi dan berguna untuk menangkap tindakan pelaku pelanggaran lalulintas di jalan yang tidak terdeteksi oleh kamera statis.

BACA JUGA: Mesin dan Sasis Baru Yamaha Penuhi Ekspektasi Quartararo

BACA JUGA: Intip 11 Cara FYP di TikTok: Kamu Bisa Populer

Dalam pelaksanaan Tilang Elektronik di Palu, kamera mobile (HP) digunakan oleh 2 orang petugas, satu orang bertugas mengemudikan kendaraan sementara yang lain petugas bertanggung jawab mengoperasikan kamera handphone dan Pada saat menjalankan kegiatan.

“Jika petugas menemukan pelanggar di jalan, petugas cukup memfoto pelanggar dengan nomor polisi kendaraan dan hasil foto akan dikirim langsung ke agen yang ada di backoffice,” jelasnya.

Dia merinci, ada beberapa pelanggaran yang akan ditangani dengan alat ini, diantaranya pelanggaran lalu lintas lampu lalu lintas yang melintasi lampu merah, pelanggaran rambu lalu lintas, tidak dilengkapi TNKB yang valid, melakukan tidak memakai sabuk pengaman, menggunakan handphone saat berkendara dan tidak memakai helm SNI.

Untuk kasus pidana, setelah kamera (statis atau mobile) menangkap pelanggaran lalu lintas yang terjadi, data pelaku secara otomatis akan dikirim ke back office/Posko Gakkum.

“Kemudian petugas print dan kirim surat konfirmasi melalui kantor pos kemudian pemilik kendaraan baik konfirmasi melalui website atau datang ke kantor Deputi Direktur Penegakan Hukum. Baru setelah itu agen mengeluarkan tiket ke BRIVA metode pembayaran,” kata Kingkin.

Di mana kamera ETLE ini dipasang?

Di wilayah kota Palu yang saat ini memiliki 4 titik ETLE.

Posisi di Jalan Sam Ratulangi, Jalan Gajah Mada dan 2 titik di Jalan Moh. Yamin.

Kombes Kingkin menambahkan dengan diterapkannya ETLE diharapkan akan berdampak positif terhadap jadwal lalu lintas dan masyarakat pengguna jalan atau pengemudi dapat lebih tertib dalam berlalu lintas dengan memperhatikan keselamatan ketika mengemudi. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published.