Tiga Penambang Tertimbun Longsor di Tambang Poboya

waktu baca 2 menit
Tiga Penambang Tertimbun Longsor di Tambang Poboya. FOTO IST

Berita sulawesi tengah, sulawesitoday – Tiga Penambang Tertimbun Longsor saat melakukan aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di wilayah Kontrak Karya (KK) PT. Citra Palu Minerals (CPM), pada Senin 29 Agustus 2022 sekitar pukul 05.00 WITA.

Aktivitas PETI yang mengakibatkan Tiga Penambang Tertimbun Longsor itu berada di wilayah Kelurahan Poboya, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Dari tiga orang penambang yang tertimbun, satu di antaranya dikabarkan tidak tertolong dan meninggal dunia.

Informasi yang diperoleh di lokasi, korban yang meninggal dunia itu merupakan warga Kotamobagu, Sulawesi Utara.

Korban dikabar saat ini telah dibawa ke kampung halamanya oleh kerabatnya sesama penambang.

BADCA JUGA: Pembangunan Huntara Korban Banjir Torue Dimulai Pekan Depan

Sementara dua orang rekan korban yang selamat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata Palu karena mengalami luka-luka di sekujur tubuh.

Keduanya diketahui berinisial SD dan ST yang juga merupakan warga Kotamobagu, Sulawesi Utara.

Kejadian itu sampai kepada pihak Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palu.

Pihak kepolisian pun langsung menuju lokasi dan melakukan olah TKP.

Ps Kasubsi PIDM SIHUMAS Polresta Palu Aiptu I Kadek Aruna, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

“Betul kejadiannya sementara diusut, cuma itu bukan tanggung jawab perusahaan, itu tanggung jawab pelaku PETI,” ungkap Aiptu Kadek.

Sebelumnya, pada 15 April 2022, tiga unit dump truck milik PETI terimbun longsor.

Lokasi longsor juga masuk dalam kontrak karya PT.CPM. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published.