Tech3 Lantik Nicholas Goyon Jadi Manajer Tim Mulai Motogp 2023

waktu baca 3 menit
Tech3 Lantik Nicholas Goyon Jadi Manajer Tim Mulai Motogp 2023 Foto/Istimewa

Berita Olahraga, sulawesitoday sports – Tech3 lakukan perombakan dengan salah satunya lantik Nicholas Goyon jadi manajer tim mulai MotoGP 2023.

Tim yang dipimpin oleh Herve Poncharal akan membentuk Tim Pabrik GasGas. Pierer Mobility AG, perusahaan induk dari produsen sepeda motor GasGas, KTM dan Husqvarna, mengajukan perubahan.

Line-up pembalap yang harus bekerja dulu dan kegagalan percobaan dengan dua rookie, Raul Gonzalez dan Remy Gardner. Tech3 juga mengubah format dengan campuran pengendara berpengalaman dan baru.

BACA JUGA: Jadwal Lengkap MotoGP Jepang 2022 Hari Ini

Pol Espargaro kembali ke rumah setelah petualangan dua tahun dengan RepsolHonda, hanya untuk menemui kekecewaan. Dia dipasangkan dengan penantang juara Moto2 Augusto Fernandez.

Adik Aleix Espargaro juga meminta Paul Trevathan untuk menjadi pemimpin timnya. Mereka bekerja sama di tim pabrik KTM dari 2017 hingga 2020.

Setelah Polyccio pergi, Trevathan mengambil alih dari Miguel Oliveira. Dengan pindahnya Portugis ke RNF Racing, bos berpengalaman itu bisa pindah ke Tech3.

“Tiba-tiba saya punya tiga bos kru,” kata Poncharal seperti dikutip dari salah satu media online. Untuk menghindari akumulasi yang tidak perlu, Goyon dipromosikan menjadi manajer tim.

Adik Aleix Espargaro juga meminta Paul Trevathan untuk menjadi pemimpin timnya. Mereka bekerja sama di tim pabrik KTM dari 2017 hingga 2020.

Setelah Polyccio pergi, Trevathan mengambil alih dari Miguel Oliveira. Dengan pindahnya Portugis ke RNF Racing, bos berpengalaman itu bisa pindah ke Tech3.

“Tiba-tiba saya punya tiga bos kru,” kata Poncharal seperti dikutip dari salah satu media online. Untuk menghindari akumulasi yang tidak perlu, Tech3 lantik Nicholas Goyon jadi manajer tim.

“Nico mengenal pembalap serta teknisi dan insinyur di Pierer Mobility AG. Dia akrab dengan teknologi dan tahu tim luar dalam.

“Jika kami memiliki 20 atau 21 Grand Prix lagi pada tahun 2023, saya mungkin akan berhasil tanpa salah satu dari kepala kru itu di banyak balapan sebelumnya.

Pembalap Prancis itu telah mengikutinya. MotoGP sejak ia memulai tahun 2003 dan bekerja untuk Tech3.

Sedikit demi sedikit ia mengambil tanggung jawab besar sampai ia ditunjuk sebagai manajer tim untuk Jonas Folger, Hafiz Syahrin, Miguel Oliveira, Iker Lecuona dan musim ini Raul Fernandez membantunya. MotoGP.

Baca: Jadi Tersangka KPK, Segini Harta Hakim Agung Sudrajad Dimyati

Kehadiran Direktur Teknik sangat penting untuk memandu tim dalam ketidakhadiran Poncharal. Presiden Asosiasi Tim Balap MotoGP (IRTA) berniat untuk melewatkan satu atau dua balapan jika kalender musim depan sesibuk sekarang. Usia dan kesehatan adalah pertimbangan yang paling penting.

“Jika kita masih memiliki 20 atau 21 grand prix pada tahun 2023, saya bisa melewatkan salah satu dari banyak balapan di luar negeri pada musim gugur. Untuk pertama kalinya sejak 1985 saya belum pernah ke Grand Prix,” katanya

“Saya rasa tidak ada orang di paddock yang pergi ke setiap balapan tanpa istirahat.” (*/Ikh)

Baca: Jack Miller Mendominasi di FP1 MotoGP Jepang

Leave a Reply

Your email address will not be published.