Sulawesitoday

portal berita terkini di sulawesi tengah, poso, palu, parigi moutong dan berita terbaru lainnya

Pemda Parigi Moutong Tetapkan Tanggap Darurat Banjir Torue

waktu baca 2 menit
Pemda Parigi Moutong Tetapkan Tanggap Darurat Banjir Torue (Foto: Muhammad Rafii)

Berita parigi moutong, sulawesi – Pemerintah daerah Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, tetapkan tanggap darurat dari kejadian banjir Torue.

“Kami masih berkoordinasi dengan semua pihak terkait masa tanggap darurat itu,” ungkap Sekda Parigi Moutong, Zulfinasran, saat di Posko Induk banjir Torue, Jumat 29 Juli 2022.

Ia mengatakan, melihat dari daerah luasan banjir dan dampak yang ditimbulkan.

Saat ini kata dia, Tim masih melakukan hal di lapangan dan membuat dapur umum untuk pendudukan.

Dugaan awal, penyebab banjir di Desa Torue ini adalah pertemuan beberapa aliran sungai dengan debit air yang tinggi.

“Kami sudah mengarahkan dinas terkait yaitu DPUPRP dan DLH untuk melakukan penilaian,” sebutnya.

Data sementara, tiga orang meninggal saat kejadian banjir di Torue, Parigi Moutong.

Pemda Parigi Moutong Tetapkan Tanggap Darurat Banjir Torue
Pemda Parigi Moutong Tetapkan Tanggap Darurat Banjir Torue (Foto: Muhammad Rafii)

Dari ketiga yang terdata meninggal dunia itu adalah satu-satunya warga Desa Torue (Lansia). Dan dua lainnya adalah warga pelintas dari Kelurahan Maesa dan Kecamatan Parigi Selatan.

Kedua pelintas korban banjir di Torue itu sudah dibawa ke Rumash Sakit Anuntaloko, Parigi, tadi malam.

“Masih ada empat orang yang dinyatakan hilang saat banjir melanda Desa Torue. Terdiri dari usia anak dua tahun, dua jenis kelamin wanita dan Lansia usia sekitar 50 tahun satu orang,” jelasnya.

Terdapat tiga tempat dijadikan sebagai titik pengungsian awal. Satu di Masjid Dusun Dua, satu di rumah kepala desa dan di rumah warga lainnya.

Titik banjir di Dusun Dua kata dia, terdapat tujuh rumah hanyut akibat bencana itu. 20 rumah mengalami rusak berat.

Pemda Parigi Moutong Tetapkan Tanggap Darurat Banjir Torue
Pemda Parigi Moutong Tetapkan Tanggap Darurat Banjir Torue. (Foto: Muhammad Rafii)

“Untuk fasilitas umum lainnya seperti sekolah, kantor desa, kantor camat, dan Puskesmas juga akibat banjir,” terangnya.

Secara keseluruhan kata dia, terdapat titik-titik banjir lainnya seperti di Desa Tolai, Desa Purwosari dan Desa Tana Lanto.

Ia berharap, cuaca akan membaik, tidak seperti pada saat kejadian banjir melanda.

“Warga sudah membersihkan rumah mereka dari lumpur, terlihat kecuali warga yang mengalami kerusakan,” tutupnya.

Laporan: Muhammad Rafi

Baca juga: Korban Banjir Torue Parigi Moutong: 10 Warga Meninggal

Leave a Reply

Your email address will not be published.