Takaaki Nakagami Tak Salahkan Marquez Pasca Insiden di Aragon

waktu baca 3 menit
Takaaki Nakagami Tak Salahkan Marquez Pasca Insiden di Aragon Foto/Istimewa

Berita Olahraga, sulawesitoday sports – Takaaki Nakagami, pembalap LCR Honda tegaskan tak salahkan Marc Marquez pasca insiden yang terjadi di MotoGP Aragon.

Nakagami jatuh di lap pertama MotorLand Aragon. Akibat kejadian tersebut, ia mengalami luka di dua jari tangan kanannya.

Pada Senin 19 September 2022 jari keempat dan kelima tangan kanan Nakagami menjalani operasi. LCR Honda mengumumkan bahwa operasi dilakukan karena dugaan robeknya tendon.

“Cangkok kulit tidak diperlukan dan kami yakin tendon yang robek tidak akan mencegahnya bertanding di kandang akhir pekan ini. Dia harus menjalani pemeriksaan medis lagi setibanya di sirkuit,” kata pernyataan itu.

Saat menjalani pemeriksaan medis di Mobility Resort Motegi, Kamis 22 September 2022, dikabarkan kondisi Nakagami akan ditinjau kembali usai latihan bebas pertama (FP1) MotoGP Jepang pada Jumat 23 September 2022 besok.

Berbicara soal insiden Aragon, Nakagami sama sekali tak salahkan Marc Marquez. Pria asal Jepang ini juga menunjukkan bahwa apa yang terjadi selama balapan adalah murni kecelakaan balap.

Apalagi, Nakagami mengaku saat itu sedang berusaha menyalip Marquez. Namun karena kehilangan grip, ia bertabrakan dengan nomor 93. Sangat sulit baginya untuk melarikan diri dari situasi tersebut.

“Yah, itu sangat sulit dan saya mencoba melewati Marc saat mengerem di Tikungan 7, tapi saya kehilangan garis sedikit dan dia mencoba melewati saya lagi di pintu keluar Tikungan 7,” kata Nakagami pada konferensi pers di Motegi.

“Dia jelas ada di depan saya, tapi kemudian motornya seperti bergerak ke kiri saat dia mengaktifkan perangkat holeshot. Itu adalah waktu yang singkat dan saya mencoba untuk menghindari kontak tetapi itu sangat tidak mungkin,”

“Pada saat itu saya menyadari bahwa itu bukan Marc, itu sama sekali bukan kesalahan Marc. kecelakaan malang dan nol persen tidak pernah marah padanya.”

Nakagami mengatakan pada saat itu bahwa kecelakaan sering terjadi dalam balapan. Selain risiko yang dihadapi pengendara, juga karena tidak mudah menghindari kontak. Terutama ketika barisan pelari sedang dalam ayunan penuh.

“Saya tidak beruntung dan terluka, tetapi itulah hidup dan bisa lebih buruk karena saya memukulnya dua kali dan di luar kendali saat pertama kali menebak . katanya.

“Ketika saya berbelok ke kanan, saya mencoba untuk tetap berada di atas motor, tetapi saya memberikan kecepatan 100 persen.

“Saya beruntung karena kontak kedua saya jatuh dan saya melihat semua pengendara berikut menghindari tabrakan.”

Ini adalah kedua kalinya Nakagami terlibat dalam kecelakaan serius, sebelumnya dia adalah protagonis dalam kecelakaan Alex Rins dan Francesco Bagnaia di MotoGP Catalonia.

Baca: Erick Thohir Sebut Peluang Harga BBM Turun Kembali

Namun demikian, meskipun Kritikus, terutama dari Ducati, yang bersikeras Nakagami akan dikenakan sanksi jika Steward FIM MotoGP tidak menghukum pebalap berusia 30 tahun itu.

Dia telah mendaftarkan Did Not Finish (DNF). Empat kali musim ini, Nakagami berada di peringkat ke-16 dengan perolehan 46 poin.

Sejak dua kali berkunjung ke Mobility Resort Motegi, Nakagami telah meraih P15 (2018) dan P16 (2019). Namun, saat masih berlaga di kategori Moto2, ia pernah berhasil finis keempat (2016). (*/Ikh)

Baca: Komisi VII DPR RI Sepakati Anggaran KemenESDM 2023 Rp5,5 Triliun

Leave a Reply

Your email address will not be published.