Sulawesitoday

portal berita terkini di sulawesi tengah, poso, palu, parigi moutong dan berita terbaru lainnya

Relawan Bantu Bersihkan Rumah Warga Korban Banjir Torue

waktu baca 2 menit
Relawan Bantu Bersihkan Rumah Warga Korban Banjir Torue

Berita Parigi Moutong, sulawesitoday – Relawan bantu bersihkan rumah warga korban banjir di Desa Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah dari sisa-sisa material lumpur yang kembali diterjang oleh banjir susulan.

“Sejak Minggu 14 Agustus 2022, relawan dari Tagana sudah membantu mengevakuasi warga. Hari ini mereka membantu membersihkan rumah warga yang terendam lumpur”, ungkap Sekretaris BPBD Parigi Moutong, Moh Rivai, ditemui Senin 15 Agustus 2022.

Ia mengatakan, hujan deras yang terjadi pada Minggu sore menyebabkan Sungai Torue meluap dan merusak tanggul darurat sehingga air mengalir deras ke rumah warga dan membanjiri tiga dusun di desa tersebut, yakni Dusun 2. Dusun 3 dan Dusun 5.

Ia mengatakan sedang relawan bantu bersihkan rumah warga yang terendam lumpur menggunakan peralatan seadanya. Selama proses pembersihan, warga kesulitan mengakses air bersih karena banyak sambungan rumah yang rusak akibat banjir susulan.

Baca: Ini Lima Origami Tutorial Type Hewan Secara Simple

“Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum telah memperbaiki sambungan pipa rumah tangga dan warga bisa menggunakan air bersih. Namun, setelah banjir susulan, beberapa warga kesulitan mendapatkan air minum,” kata Rivai.

Akibat banjir susulan, sekitar 30 warga yang terkena dampak terpaksa mengungsi karena rumah mereka masih terendam lumpur dan beberapa perabotan dan peralatan hanyut.
Ia menambahkan, pihaknya melakukan koordinasi lintas sektor untuk mempercepat penanganan tanggap darurat.

“Sungai Torue akan dikelola secara khusus oleh wilayah Sungai Sulawesi III (BWSS III) dan kegiatan standarisasi untuk penanganan darurat masih terus dilakukan,” tutupnya. (*/Ikh)

Baca: Diamankan Rp4,4 Miliar dari Terduga Calo Penerimaan Polisi di Sulawesi Tengah

Leave a Reply

Your email address will not be published.