PUPR Siapkan Fasilitas Air Baku di Sulteng Dukung IKN

waktu baca 2 menit
PUPR Siapkan Fasilitas Air Baku di Sulteng Dukung IKN (Foto/Istimewa)

PUPR siapkan fasilitas air baku, berita sulawesi tengah, sulawesitoday – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) siapkan fasilitas air baku, sebagai upaya untuk dukung dalam mewujudkan Kawasan Pangan Nusantara (KPN) Ibu Kota Negara (IKN) di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Saya bertemu dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, menteri bersedia memfasilitasi jaringan air bersih, yang tentunya sangat membantu pemerintah daerah,” kata Rusdy saat ditemui usai peletakan batu pertama pembangunan hunian tetap korban gempa di Palu, Senin 26 September 2022.

Dia menjelaskan bahwa daerah pangan Sulawesi Tengah bersedia mendukung Ibu Kota Negara (IKN) di Provinsi Kalimantan Timur, sehingga air merupakan salah satu syarat terpenting untuk melakukan kegiatan pertanian di daerah itu.

Dalam hal ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah telah menyiapkan lahan seluas sekitar 800 hektar KPN di Desa Talaga Kabupaten Donggala dan saat ini proses pembangunan sedang berjalan lebih lanjut yang ditunjukkan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) Tanaman utama di daerah tersebut adalah jagung dan kedelai, termasuk sorgun.

“Sulawesi Tengah, meupakan salah satu wilayah di Indonesia Timur, pemasok pangan bagi Ibu Kota Negara (IKN), sehingga kami terus melakukan upaya pengembangan dimulai dengan penyiapan lahan,” kata Rusdy.

Ia menjelaskan, Presiden Joko Widodo berencana meninjau kawasan pangan di Donggala pada November 2022 dan optimis KPN akan menjadi salah satu sentra pangan baru di provinsi tersebut.

Baca: KemenESDM Pastikan Tarif Listrik Tidak Naik di Akhir Tahun

Menyusul pertemuan Pemprov Sulteng dengan pemangku kepentingan dan petani setempat, rencananya dari 800 hektar jalan di Desa Talaga, 400 hektar akan dikelola oleh pemerintah kota dan 400 hektar lainnya akan dikelola oleh pihak ketiga untuk meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

Ia menambahkan, petani Desa Talaga dapat merasakan dampak positif dari keberadaan kawasan pangan, salah satunya adalah terbukanya akses jalur produksi.

“Tujuan pemerintah pusat adalah untuk zona pangan di Sulawesi Tengah seluas 15.000 hektar. Karena itu, setelah Talaga akan dibangun kawasan pangan di kabupaten lain dan prosesnya bertahap,” pungkas Rusdy. (*/Ikh)

Selain PUPR siapkan fasilitas air baku, baca juga: MotoGP Jepang: Cal Crutchlow Panik Alarm Motornya Menyala

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *