Promosi Jake Dixon ke MotoGP di Musim Depan Masih Ditunda

waktu baca 4 menit
Promosi Jake Dixon ke MotoGP di Musim Depan Masih Ditunda Foto/Istimewa

Berita Olahraga, sulawesitoday sports – Promosi Jake Dixon ke MotoGP di musim depan terpaksa masih ditunda. Beberapa tahun lalu, beberapa media Inggris berharap nama besar seperti Cal Crutchlow, Scott Redding, Eugene Laverty, Bradley Smith dan bahkan bintang World Superbike (WSBK) Jonathan Rea akan berhasil masuk ke MotoGP.

Sejak Crutchlow resmi mengundurkan diri sebagai pembalap reguler pada akhir musim 2020, tidak ada pembalap Inggris di MotoGP selama satu musim penuh, maka dari itu Jake Dixon diharapkan bisa promosi dan berkompetisi di MotoGP tapi sayangnya masih harus ditunda.

Tidak adanya pembalap Inggris di kelas utama baru-baru ini membuat beberapa media Spanyol dan Inggris berspekulasi bahwa promotor MotoGP DornaSports akan menekan Pierer Mobility AG.

Grup yang memiliki merek KTM, Husqvarna dan GasGas itu diminta untuk mempromosikan Jake Dixon, yang saat ini berada di urutan ketujuh klasemen Moto2 bersama Tim GasGas Aspar, ke MotoGP untuk musim 2023.

Dorna sebenarnya punya kepentingan lain jika bisa ‘menempatkan’ pembalap Inggris di kelas MotoGP. Pertama, hubungannya yang berkelanjutan dengan direktur sirkuit legendaris di Silverstone, tuan rumah Grand Prix Inggris.

BACA JUGA: Tempel Quartararo, Pecco Bagnaia Masih Belum Pikirkan Gelar

Kedua terkait dengan penawaran bernilai tinggi dengan saluran TV berbayar, BT Sports. Pasalnya, salah satu syarat kontrak menyebutkan bahwa harus ada pembalap Inggris di setiap kategori kejuaraan dunia sepeda motor.

Di MotoGP, ini adalah tahun kedua berturut-turut Inggris tidak memiliki pembalap reguler. Di Moto2 hanya ada Dixon. Di Moto3 ada pembalap Skotlandia John McPhee (Husqvarna) dan duo Honda Vision Track, Scott Odgen dan Joshua Whatley.

Karena alasan usia, McPhee, sekarang 28 tahun, harus pindah tahun depan. Soalnya kalau mau di kelas menengah atau di MotoGP, dia belum menemukan tim yang bagus. Penggemar MotoGP Inggris rupanya harus bersabar.

“Pada tahun 2023, Dixon tidak lagi mendapat tempat di kelas utama. Tapi kami berharap dia bisa memperjuangkan gelar Moto2 musim ini dan kemudian pindah ke MotoGP,” kata salah satu anggota panitia seleksi MotoGP, dikutip dari salah satu media online.

Dixon, 26, telah berkompetisi 61 kali di kategori Moto2. Dia juga memiliki pengalaman dengan sepeda perpindahan yang lebih besar saat Dixon berkompetisi di British Superbike Championship (BSB) sebelum Moto2.

Pada tahun 2021, Dixon juga sempat memperkenalkan motor prototipe Yamaha, YZR-M1, ke MotoGP. Dengan pemecatan Maverick Vinales oleh Yamaha, Dixon diandalkan untuk bergabung dengan tim satelit Petronas Yamaha untuk bermitra dengan Valentino Rossi di Silverstone (19) dan Aragon (DNF).

Saat itu, pembalap Petronas Franco Morbidelli pensiun untuk sementara menggantikan Vinales. Setelah Aragon, Andrea Dovizioso dipindahkan ke Petronas Yamaha sementara Morbidelli dipromosikan ke tim resmi Yamaha.

Faktanya, penanggung jawab Dorna juga memikirkan aspek komersial MotoGP, yang akan lebih menjanjikan jika negara asal pengendara lebih beragam.

Itulah sebabnya Dorna bisa kehilangan beberapa sponsor Australia jika Remy Gardner tidak mendapat tempat di MotoGP 2023 setelah Tech3 KTM tidak memperpanjang kontraknya.

“Sayang, Augusto Fernandez, pembalap Spanyol lainnya, akan datang ke MotoGP (mulai 2023) dan Jack Miller sekarang satu-satunya pembalap Australia di kelas utama,” kata seorang eksekutif Dorna di salah satu media online.

“Sebenarnya, kami lebih suka pembalap Jerman atau Inggris yang sedikit lebih lambat daripada pembalap Spanyol yang cepat.”

Baca: Dominique Aegerter Akui Kewalahan Jajal Suzuki GSX-RR

Munculnya Ausgusto Fernandez (sekarang di Red Bull KTM Ajo Moto2) ke MotoGP dengan GasGas Tech3 semakin meningkatkan jumlah pembalap Spanyol di grid kelas utama pada tahun 2023. Tahun depan akan ada 10 pembalap dari Spanyol di starting field.

Di samping rookie Augusto Fernandez, ada Jorge Martin, Maverick Vinales, Aleix dan Pol Espargaro, Alex Rins, Joan Mir, Marc dan Alex Marquez, dan Raul Fernandez. Ini adalah jumlah pembalap terbesar dari satu negara sejak MotoGP mengizinkan 22 pembalap reguler masuk.

Tahun depan, Italia bakal memiliki enam rider di MotoGP, yakni Francesco Bagnaia, Enea Bastianini, Franco Morbidelli, Luca Marini, MarcoBezzecchi, dan Fabio Di Giannantonio.

Prancis diwakili oleh Fabio Quartararo dan Johann Zarco, sedangkan Jack Miller (Australia), Takaaki Nakagami (Jepang) dan Brad Binder (Afrika Selatan) mewakili negara mereka sendiri di MotoGP 2023. (*/Ikh)

Baca: Progres Terhadap Vinales, Miguel Oliveira Gabung Aprilia

Leave a Reply

Your email address will not be published.