Sulawesitoday

portal berita terkini di sulawesi tengah, poso, palu, parigi moutong dan berita terbaru lainnya

Progres Vaksinasi di Parimo Tembus Target 70 persen

waktu baca 2 menit
Foto: Sekda Parimo ikuti vaksinasi covid19. Progres Vaksinasi di Parimo Tembus Target 70 persen.

Berita parigi moutong, sulawesitoday — Pemerintah daerah (Pemda) Parimo, Provinsi Sulteng mencatat progres vaksinasi di Parimo telah tembus target 70,60 persen.

“Menjelang akhir tahun 2021, target vaksinasi telah tercapai. Meski begitu percepatan vaksinasi tetap kami prioritaskan,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Parimo, Ellen Ludya Nelwan saat ditemui, Kamis, 30 Desember 2021.

Menurut data Dinkes Parimo, sasaran vaksinasi covid19 Parimo sebanyak 323.177 jiwa. Lalu, warga yang telah melakukan vaksinasi dosis pertama sebanyak 228.179 jiwa atau 70,60 persen.

Baca juga: Disdikbud Poso Dorong Siswa Ikut Vaksin Covid19

Ia menjelaskan, progres vaksinasi di Parimo itu sangat baik karena telah memenuhi target, meskipun vaksinasi dosis kedua masih di bawah angka 50 persen.

“Vaksinasi dosis kedua sudah diikuti kurang lebih 120.636 jiwa. Oleh karena itu pemerintah Parimo terus menggenjot guna mengejar angka vaksinasi dosis kedua,” tuturnya.

Kemudian, vaksinasi dosis ketiga bagi tenaga kesehatan berada di angka 48,98 persen atau sekitar 1.303 jiwa dari target sasaran 2.660 jiwa.

Menurut dia, progres vaksinasi di Parimo yang telah memenuhi target tidak lapas dari peran serta para pihak yang telah turut membantu pemerintah setempat mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten saling bersinergi mewujudkan percepatan yang telah ditetapkan Pemerintah Pusat.

Ia juga mengapresiasi kepolisian, hingga kini tetap konsisten membatu Pemda mewujudkan capaian target. Bahkan dalam program vaksinasi, kepolisian juga membagikan bingkisan kepada warga, sebagai upaya menarik kemauan warga ikut berpartisipasi menyukseskan program penanganan covid19 lewat vaksinasi.

“Perintah selalu membuka diri dalam urusan vaksinasi. Parimo salah satu daerah di Sulteng dengan jumlah penduduk cukup banyak, ditambah kondisi geografis yang panjang. Namun, kami terus berupaya hingga sasaran ini telah mencapai target,” kata Ellen menuturkan.

Baca juga: BPN Tetapkan Desa Labagu Balinggi Jadi Kampung Reforma Agraria

Ia berharap, bagi tim vaksinator di kabupaten itu agar tetap menunjukkan profesionalitas dalam bekerja memberikan pelayanan prima kepada warga, termasuk petugas kesehatan di Puskesmas, sebab pandemi belum berakhir.

“Layanan kesehatan harus menjadi nomor satu, apa lagi saat ini ada virus mutasi varian baru Omicron yang perlu diwaspadai agar tidak terjadi klaster baru di daerah ini,” tutupnya. (**)

Baca juga: Pengamat: Presidential Threshold Perburuk Kualitas Demokrasi

Leave a Reply

Your email address will not be published.