Sulawesitoday

portal berita terkini di sulawesi tengah, poso, palu, parigi moutong dan berita terbaru lainnya

Polisi Ungkap Sejumlah Penanganan Kasus 2021 di Tolitoli

waktu baca 2 menit
Foto: Press Conference Polres Tolitoli. Polisi Ungkap Sejumlah Penanganan Kasus 2021 di Tolitoli

Sulteng, sulawesitoday — Sepanjang tahun 2021, sebanyak 186 kasus 2021 di Tolitoli atau sebesar 62,41 persen berhasil diungkap aparat kepolisian.

“Dari 168 kasus yang berhasil diungkap itu, masih didominasi jenis kejahatan konvensional seperti pencurian, penganiayaan, pencurian kendaraan motor, penggelapan dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT),” ungkap Kapolres Tolitoli AKBP Budhi Batara Pratidina, kepada sejumlah awak media saat melaksanakan konferensi pers akhir tahun 2021 bertempat di Aula Parama Satwika Polres Tolitoli, Jumat, 31 Desember 2021.

Untuk penanganan kasus 2021 di Tolitoli khususnya korupsi, Sat Reskrim Polres Tolitoli berhasil mengungkap dua tindak pidana.

Baca juga: 2021, Polres Parimo Sita 213,75 Gram Barang Bukti Sabu

Yaitu masing-masing tindak pidana korupsi penyalahgunaan Dana Desa (DD). Dan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Tampiala Kecamatan Dampal Selatan Kabupaten Tolitoli. Dengan tersangka UMS dengan kerugian Negara Rp. 293.953.974.

Berikut yang kedua yaitu penyalahgunaan dana penerima pendapatan perusahaan daerah yang tidak di setorkan ke kas PT. Pelabuhan Dese  Tolitoli sejak Januari 2013 sampai dengan Maret 2019 dengan tersangka MS dengan kerugian Negara Rp. 759.250.000.

Untuk kasus narkotika, Kapolres menjelaskan kasus 2021 di Tolitoli terkait Narkotika mengalami penurunan kasus dibanding tahun 2020.

“Sebagai perbandingan, di tahun 2020 sebanyak 33 kasus narkotika, dan tahun ini mengalami penurunan yaitu 22 kasus,” kata Kapolres Tolitoli.

“21 kasus sabu-sabu dan satu kasus tembakau gorila. Dengan jumlah barang bukti sebanyak 452,898 gram sabu dan 14,26 gram tembakau gorila,” tambah Kapolres Tolitoli.

Selain itu, Kapolres juga memaparkan perbandingan kasus 2021 di Tolitoli terkait Lakalantas dengan tahun sebelumnya.

Tahun 2020 ada 104 kejadian Lakalantas, meninggal dunia 35 orang, luka berat 62 orang, luka ringan 99 orang.

Sementara tahun 2021 ada 99 kejadian Lakalantas, meninggal dunia 20 orang, luka berat 58 orang, luka ringan 112 orang.

“Penyebab lakalantas yaitu kurang hati-hati pengendara, melanggar rambu-rambu lalulintas, belum cukup umur dan berkendara dalam keadaan pengaruh minuman keras atau mabuk” ucap Kapolres Tolitoli.

Kapolres Tolitoli juga memaparkan data vaksinasi mulai dari februari 2021 sampai dengan 30 desember 2021 dari target vaksinasi sebanyak 158.148 orang.

Ia menambahkan, untuk jumlah vaksin dosis satu sebanyak 101.927 orang (64,45%), dosis 2 44.153 (27,93%) dan dosis 3 1.386 orang. (**/Polres Tolitoli)

Baca juga: Pejabat Korupsi Masjid Sriwijaya Divonis Penjara 7-8 Tahun

Leave a Reply

Your email address will not be published.