Sulawesitoday

portal berita terkini di sulawesi tengah, poso, palu, parigi moutong dan berita terbaru lainnya

Pil Pahit Fabio Quartararo, Dua Kali Crash di MotoGP Aragon

waktu baca 3 menit
Pil Pahit Fabio Quartararo, Dua Kali Crash di MotoGP Aragon Foto/Istimewa

Berita Olahraga, sulawesitoday sports – Pil pahit kembali ditelan Fabio Quartararo, juara dunia bertahan itu kembali pulang membawa nol poin usai alami crash di MotoGP Aragon 18 September 2022.

Quartararo harus mengakhiri balapan setelah crash dengan Marc Marquez di Tikungan 3, membuatnya absen. Faktanya, keunggulannya di papan tengah telah menyusut jauh ini merupakan pil pahit bagi Fabio Quartararo.

Sementara ia unggul 30 poin, ia kini hanya terpaut 10 poin di belakang Francesco Bagnaia. Saingan yang dikenal sebagai Peccoitu itu berhasil mengumpulkan 20 poin berkat meraih podium kedua. Jelas, ini bukan situasi yang baik untuk Quartararo.

Yamaha segera memastikan bahwa Quartararo baik-baik saja setelah dipindahkan ke pusat medis. Meski terhindar dari cedera serius, ia mengalami luka bakar di dadanya karena ngebut di lintasan.

Kembali ke bengkel Yamaha, Quartararo mengungkapkan dirinya terlibat dalam insiden kedua. Pada saat itu, seorang marshal bertabrakan dengan sepeda motornya.

“Rasanya sakit dan terbakar, tapi sayang sekali karena saya merasa nyaman di Aragon untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun. Tabrakan belokan ketiga saya bukan yang terbaik,” katanya.

“Setelah kecelakaan, seorang sheriff menabrak skuter. Saya mengalami kecelakaan kedua. Ini sebenarnya cukup cepat. Untungnya saya tidak melepas helm saya.

“Tapi sheriff itu menabrak skuter lain dengan cukup cepat. Untungnya saya baik-baik saja karena kecelakaan itu.

“Tapi semua yang saya alami (dalam hal cedera) adalah dari jatuh pertama. Saya pikir juru sita juga agak sakit.”

Meskipun bertabrakan dengan Marquez, Quartararo tidak menyalahkan pebalap Honda. “Marc menikung dengan sangat baik, tetapi dia juga tergelincir.

“Saya memiliki traksi yang lebih baik dan saya tidak menyangka dia ada (di sana). Aku memukulnya dari belakang. Saya tidak ingat persis situasinya, tapi sayang sekali (itu terjadi) di tikungan ketiga.

Quartararo kini hanya terpaut 10 poin di belakang Francesco Bagnaia. Pembalap Ducati itu menempati posisi kedua setelah dikalahkan oleh calon rekan setimnya untuk musim depan, Enea Bastianini.

Meskipun Quartararo pulang dengan nol poin, ia terus mencoba memanfaatkan sisi positif dari penampilannya, yang sebenarnya kompetitif di MotoGP Aragon.

“Saya sangat senang dengan hasil FP4. Saya pastinya bakalan sangat konsisten dan cepat. Jadi balapan di samping itu adalah akhir pekan yang menurut saya positif dan saya sangat menantikan untuk pergi ke trek yang sudah lama tidak kami balapan.

Baca: Gelar Juara Dunia Konstruktor MotoGP Kembali Dipegang Ducati

“Jepang adalah salah satu trek favorit saya, dan juga Thailand. Tentunya saya akan melakukan yang terbaik disana nantinya.

“Saya pikir berjuang untuk 5 besar akan menjadi hasil yang bagus.

“Kami tahu bahwa kami selalu bertarung dalam balapan. Tapi 1 menit 48 detik adalah waktu putaran yang sangat cepat.

“Mungkin podium adalah sesuatu yang mungkin. Berjuang untuk kemenangan. Kami cepat dalam latihan, tapi kami tahu itu sulit dalam balapan.
Saya pikir kita bisa bertarung untuk posisi ketiga, keempat, kelima, keenam.” (*/Ikh)

Baca: Klasemen MotoGP Aragon Selesai, Bagnaia Bayangi Quartararo

Leave a Reply

Your email address will not be published.