Sulawesitoday

portal berita terkini di sulawesi tengah, poso, palu, parigi moutong dan berita terbaru lainnya

Petrucci Klaim Evolusi Ban MotoGP 2020 Menurunkan Performannya

waktu baca 3 menit
Petrucci Klaim Evolusi Ban MotoGP 2020 Menurunkan Performannya

Petrucci Klaim Evolusi Ban, sulawesitoday sports – Danilo Petrucci ungkap kememunculan evolusi ban susah diterima membuatnya kesusahan semenjak awalan MotoGP 2020 sampai akhir debutnya di motor balap premier.

Pembalap Italia itu mengklaim jika pengereman ialah keunggulannya. Tetapi, saat memakai konstruksi ban belakang baru Michelin, dia justru lebih ribet.Walau sebenarnya, penyedia itu jamin dengan peralihan konstruksi, yang sudah dilakukan sesudah dua musim.

Tetapi untuk Petrucci, bukti tidak sama seperti yang dijanjikannya. Dia justru dipusingkan dengan kemampuan ban belakang hingga kerap ada di luar 10 besar.

“Kesusahan saya diawali di awal 2020, ban belakang tidak menolong saya hentikan motor . Maka saya jadi buruk saat mengerem, walau sebenarnya umumnya itu sebagai point paling kuat saya,” katanya.

Baca juga: Shinichi Sahara Kecewa Keputusan Suzuki Hengkang MotoGP

Petrucci Klaim Evolusi Ban MotoGP 2020 Menurunkan Performannya
Petrucci Klaim Evolusi Ban MotoGP 2020 Menurunkan Performannya

Dia menerangkan , jika menyaksikan dengan Anda stop sedikit saat mengerem, tetapi bila memperbandingkan dengan beberapa foto dari musim-musim awalnya, motor yang mengerem dengan ban bekakang yang tetap terangkut tinggi sampai belokan.

“Anda tidak menyaksikan lebih dari itu karena daya pengereman pada ban dikurangkan untuk mempermudah peralihan kecepatan . Maka Anda tidak bisa membuat ketidaksamaan besar dalam pengereman, Anda dapat mengubah kecepatan dan akselerasi. Saya mulai kesusahan dengan itu.”

Selain berita Petrucci Klaim Evolusi Ban, baca juga: Casey Stoner Saran Bagnaia Agar Tampil Lebih Maksimal

Pembalap berjulukan Petrux itu kembali mengenang jika ban belakang benar-benar keras malah semakin nyaman untuknya dan rekanan segrup di Ducati saat itu, Andrea Dovizioso.

“Saya benar-benar kuat pada musim kemarin saat konstruksi ban belakang benar-benar keras. Kami selalu pilih kompon lebih lunak dan coba mengurus balapan. Dovi benar-benar, sangatlah baik mengurus ban waktu itu, jadi lebih kuat di dalam 10 lap paling akhir,” ucapnya.

Baca juga: Konsumsi Alkohol Saat Mengemudi Pecco Bagnaia Memohon Maaf

Pembalap, yang sekarang bertanding di MotoAmerica itu, menyebutkan berat badannya lebih memberikan keuntungan saat sebelum penggantian karkas dan konstruksi ban.

Petrucci Klaim Evolusi Ban MotoGP 2020 Menurunkan Performannya
Petrucci Klaim Evolusi Ban MotoGP 2020 Menurunkan Performannya

“Di saat yang serupa, Dani Pedrosa ada dalam beberapa permasalahan karena konstruksi ban benar-benar kaku tidak menolongnya, menimbang ia benar-benar enteng,” katanya.

“Tetapi, kemungkinan itu dapat menolong saya karena saya selalu ingat jadi yang terkencang di FP3, saat pagi hari saat udara sejuk, karena saya bisa memaksa ban. Di lain sisi, bila Anda saksikan Dani musim kemarin di Red Bull Ring, ia justru lebih kuat dari pembalap KTM lain dalam FP3!,” pungkasnya (fkr)

Selain berita Petrucci Klaim Evolusi Ban, baca juga: Massimo Meregalli Minta Franco Morbidelli Pantang Menyerah

Leave a Reply

Your email address will not be published.