Mensos Minta Pengungsi Banjir Sigi Tetap di Pengungsian

waktu baca 2 menit
Mensos Minta Pengungsi Banjir Sigi Tetap di Pengungsian

Pengungsi banjir Sigi, berita sulawesi tengah – Menteri sosial (Mensos) meminta pengungsi korban banjir Sigi tetap di titik pengungsian.

“Hujan intensitas lebat masih terus terjadi. Bahkan puncak hujan terjadi November-Desember 2022, menurut keterangan BMKG,” ungkap Mensos Risma saat mengunjungi korban banjir di Desa Pakuli Utara, Kabupaten Sigi, Rabu 7 September 2022.

Mensos Risma bahkan juga minta Sekretaris propinsi (Sekprov) Sulawesi Tengah, Rudy Dewanto, Bupati Sigi Mohamad Irwan, untuk memutuskan sementara lokasi Desa I Dusun Pakuli sebagai titik kumpul dan evakuasi.

“Saat hujan mereka tetap harus ada di lokasi ini sampai Februari 2023 supaya betul-betul aman dari ancaman musibah banjir,” katanya.

Dia menjelaskan, Kemensos memberi bantuan logistik pengungsi sepanjang mereka ada di lokasi evakuasi sampai saat itu.

“Tenda dan bantuan logistik dipersiapkan untuk masyarakat, jadi jika hujan masyarakat langsung kesini,” katanya.

Minimal 182 keluarga atau 662 jiwa terimbas banjir yang karena meluapnya Sungai Gumbasa, di Desa Pakuli, Kecamatan Gumbasa.

Selain berita pengungsi banjir Sigi, baca juga: Bupati Irwan Akui Sigi Rentan Banjir dan Longsor

Meluapnya sungai itu karena hujan deras yang terjadi semenjak Senin sore 5 September 2022 sampai Selasa pagi 6 September 2022.

Sekitar 662 jiwa itu mulai pindah pada Selasa 6 September 2022. Mereka pindah di halaman Masjid Al-Anshar di Dusun I Desa Pakuli.

Mensos Risma saksikan secara langsung keadaan dapur umum, tenda evakuasi, tenda logistik, dan berkomunikasi dengan pengungsi dan salurkan bantuan logistik.

Selain berita pengungsi banjir Sigi, baca juga:  BPBD Siapkan Logistik Korban Banjir Parigi Moutong

Mensos membagi ke pengungsi di halaman masjid itu.

Disamping itu, salurkan kontribusi logistik untuk anak dan bayi di lokasi evakuasi, dan minta mereka masih tetap siaga.

Dalam kunjungan itu, Risma dibonceng ajudannya memakai kendaraan beroda dua ke arah lokasi evakuasi dari jembatan Gumbasa.

Risma harus memakai kendaraan beroda dua, karena jembatan putus, tidak bisa dilewati kendaraan beroda empat. Risma saksikan secara langsung keadaan Sungai Gumbasa dalam lawatan itu. (rf)

Selain berita pengungsi banjir Sigi, baca juga: Polres Sigi Musnahkan Ribuan Liter Miras Sitaan

Leave a Reply

Your email address will not be published.