Sulawesitoday

portal berita terkini di sulawesi tengah, poso, palu, parigi moutong dan berita terbaru lainnya

Pengertian, Sifat, Contoh, dan Manfaat Senyawa Molekuler

waktu baca 4 menit
Pengertian, Sifat, Contoh, dan Manfaat Senyawa Molekuler. (Foto: iStock)

Manfaat Senyawa Molekuler, edukasi sulawesitoday Senyawa molekuler ialah kombinasi dari 2 atom ataupun lebih yang berikatan secara kimia. Senyawa molekuler terbagi dalam atom-atom yang berikatan dan mempunyai ketidaksamaan tipe. Misalkan pada air (H2O), amonia (NH3), dan urea (CO(NH)2)2).

Merilis dari Kwantlen Polytechnic University, bahwasanya atom-atom tergabung untuk memberi wujud tertentu yang ditetapkan oleh pojok di antara ikatan dan panjang ikatan. Senyawa molekuler terbagi dalam molekul yang rumusnya sebagai wakil jumlah atom sebetulnya yang terlilit bersama dalam molekul.

Senyawa molekuler terbagi dalam beberapa unsur non logam. Disamping itu, senyawa molekuler terlilit pada sebuah ikatan kovalen. Senyawa molekuler juga tidak mempunyai ion yang daya listriknya positif atau negatif.

 

Karakter Senyawa Molekuler

Karakter dari senyawa molekuler ditetapkan oleh style antarmolekul. Umumnya senyawa molekuler mempunyai ketidaksamaan dengan senyawa ionik. Mencuplik buku Gampang dan Aktif Belajar Kimia untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah Yayan Sunarya (2009), berikut sejumlah ketidaksamaan karakter senyawa molekuler dan senyawa ionik:

  • Titik didih dan titik leleh

Senyawa molekuler mempunyai titik didih yang rendah dan senyawa ionik mempunyai titik didih tinggi.

  • Konduktivitas listrik

Senyawa molekuler umumnya membuka konduktor dalam tiap kondisi, dan senyawa ionik sebagai konduktor berbentuk lelehan atau larutan di air.

  • Kelarutan di air

Senyawa molekuler sebagai senyawa kovalen polar dan senyawa ion umumnya terlarut.

  • Kelarutan dalam pelarut polar

Biasanya, senyawa molekuler terlarut di air dan pelarut polar dan senyawa ionik tidak terlarut.

  • Kelarutan dalam pelarut nonpolar

Senyawa molekuler nonpolar biasanya terlarut dan senyawa ionik tidak terlarut.

Ketidaksamaan Senyawa Molekuler dan Senyawa Ionik

Dikutib dari LibreTexts Chemistry, berikut sejumlah ketidaksamaan di antara senyawa molekuler dan senyawa ionik:

  • Senyawa molekuler digabungkan oleh ikatan kovalen dan senyawa ionik tersusun atas ikatan ionik
  • Senyawa molekuler mempunyai ikatan kovalen di mana dua nonlogam share elektron dan dalam senyawa ionik, elektron ditransfer dari logam ke atom bukan logam.
  • Dalam ikatan ionik, atom logam kehilangan elektron dan atom bukan logam memperoleh elektron.

 

Berikut beberapa contoh dari senyawa molekuler dan pendayagunaannya di kehidupan setiap hari:

 

Amonia (NH3)

Mencuplik buku New Edition Big Book Kimia SMA Kelas X,XI, dan XII oleh Omang Komarudin (2017), amonia sebagai kombinasi gas hidrogen dan gas nitrogen. Reaksi di antara gas hidrogen dan nitrogen cuma dapat berjalan pada temperatur tinggi. Manfaat dari gas amonia ialah sebagai material dasar pembikinan pupuk, senyawa nitrogen, dan garam-garam nitrat.

 

Air (H2O)

Air memiliki peran penting di kehidupan setiap hari, bahkan juga menjadi pemasti kelangsungan hidup seorang. Di dunia kimia, air dikenali sebagai H2O atau terdiri dari 1 atom oksigen dan dua atom hidrogen. Atom hidrogen dan oksigen sebetulnya dapat meletus bila digabungkan oleh uji coba manusia, tetapi berikut salah satunya karunia Tuhan yang sudah sediakan air langsung. Faedahnya tentu banyak yaitu dimulai dari untuk minum, membuat makanan, mandi, dan yang lain.

 

Asam Sulfat (H2SO4)

 

Asam sulfat sebagai hasil reaksi di antara gas sulfur dan gas oksigen. Reaksi dilaksanakan dengan mengoksidasi gas SO2 dengan gas O2 dari udara dengan kontribusi katalisator V2O5. Manfaat dari asam sulfat sebagai bahan penting dalam industri cat, tekstil, plastik, bahan peledak, akumulator, dan yang lain.

 

Hidrogen klorida (HCl)

Hidrogen klorida sebagai kombinasi di antara atom hidrogen dan klorin. Pembikinan hidrogen klorida dilaksanakan lewat sistem yang berbeda bergantung arah penggunaannya. Maka dari itu, hidrogen klorida banyak memiliki manfaat diantaranya sebagai bahan dalam produksi baja, pencuci rumah tangga, sanitasi kolam renang, dan menghasilkan kalsium klorida.

 

Natrium hidroksida (NaOH)

Natrium hidroksida atau kerap disebutkan soda api sebagai senyawa molekuler yang banyak digunakan dalam industri. NaOH berguna dalam pembikinan kertas, pembikinan garam, pembikinan detergent, peraturan pH atau sintesis organik, dan yang lain. (WS)

Selain artikel Pengertian, Sifat, Contoh, dan Manfaat Senyawa Molekuler, baca juga:Ikuti Penjelasan dan Contoh Tujuh Bentuk Molekul Sederhana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *