Sulawesitoday

portal berita terkini di sulawesi tengah, poso, palu, parigi moutong dan berita terbaru lainnya

Pengertian, Rumus, dan Contoh Gaya Sentripetal

waktu baca 3 menit
Pengertian, Rumus, dan Contoh Gaya Sentripetal. (Foto: Supervisor Blog MIPA)

Pengertian dan Contoh Gaya Sentripetal, edukasi sulawesitodayPada gerak melingkar dijumpai benda bergerak dengan pelintasan berwujud lingkaran dan terdiri jadi dua yakni gaya sentripetal dan sentrifugal. Ini kali, kita akan mengulas pemahaman gaya sentripetal lebih detil sebagai gerak melingkar teratur.

Bila pada gerak lempeng, pemicu pemercepatan benda karena ada peralihan kelajuan benda dengan arah permanen. Berlainan dengan gerak melingkar teratur yang malah mempunyai kelajuan linear masih tetap tetapi kecepatannya selalu berbeda karena pelintasan yang meliuk.

Dalam kata lain, gaya sentripetal sebagai gaya yang memunculkan pemercepatan sentripetal buat mengganti arah kecepatan benda yang bergerak. Pemercepatan sentripetal dikenal juga dengan panggilan pemercepatan radial.

Untuk memperhatikan gaya sentripetal dibutuhkan rangka referensi inersial sebagai rangka yang diam atau bergerak dengan kecepatan stabil.

 

Rumus Gaya Sentripetal

Dari keterangan-penjelasan berkenaan pemahaman gaya sentripetal di atas, rupanya gaya tegangan tali dan gaya gravitasi bisa berperan sebagai gaya sentripetal. Dalam kata lain, istilah “gaya sentripetal” ini sebetulnya bukan gaya fisis atau gaya dalam makna yang sebetulnya, tetapi cuma satu pemberian nama atau penggolongan beberapa jenis gaya yang berperan membuat benda bergerak melingkar.

Gaya sentripetal bukan gaya yang berdiri dengan sendiri. Gaya ini pada intinya sebagai resultan gaya yang bekerja pada benda dengan arah radial. Berdasar Hukum II Newton, secara matematis rumus gaya sentripetal ialah seperti berikut.

ΣFs = mas ………. Pers. (1)

Karena as = v2/R = ω2R, maka persamaan (1) dapat kita tulis sebagai berikut.

ΣFs = m v2 ………. Pers. (2)
R

Atau bisa juga dapat kita tulis sebagai berikut.

ΣFs = 2R ………. Pers. (3)

 

Keterangan:
Fs = Gaya sentripetal atau komponen gaya dalam arah radial (N)
m = Massa benda (kg)
as = Percepatan sentripetal (m/s2)
v = Kecepatan linear (m/s)
ω = Kecepatan sudut (rad/s)
R = Jari-jari lintasan (m)

Contoh Soal Gaya Sentripetal dan Pembahasan

Agar kalian lebih paham mengenai konsep gaya sentripetal serta menerapkan rumusnya untuk menyelesaikan persoalan fisika, simak beberapa contoh soal tentang gaya sentripetal beserta pembahasannya berikut ini.

  1. Sebuah bola bermassa 2 kg diikatkan di ujung seutas tali dan kemudian diputar dalam bidang horizontal dengan kelajuan tetap 5 m/s seperti yang tampak pada gambar di bawah ini. Apabila jari-jari lingkaran 1 m, tentukan besar gaya tegangan talinya.

 

Jawab:

Diketahui: m = 2 kg, v = 5 m/s dan R = 1 m. Dengan persamaan (2) maka kita peroleh hasil sebagai berikut.

ΣFs = mv2/R

Gaya-gaya yang bekerja dalam arah radial hanya gaya tegangan tali T saja sehingga

T = mv2/R

T = (2 kg)(5 m/s)2/(1 m)

T = 50 N

Dengan demikian, besar gaya tegangan talinya adalah 50 N. (WS)

Selain artikel Pengertian, Rumus, dan Contoh Gaya Sentripetal, baca juga:Pengertian, Sifat, Contoh, dan Manfaat Senyawa Molekuler

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *