Sulawesitoday

portal berita terkini di sulawesi tengah, poso, palu, parigi moutong dan berita terbaru lainnya

Pemkot Palu Lindungi 15 ribu Pekerja Rentan Lewat BPJAMSOSTEK

waktu baca 2 menit
Pemkot Palu Lindungi 15 ribu Pekerja Rentan Lewat BPJAMSOSTEK

BPJAMSOSTEK pekerja rentan Palu, sulawesitoday – Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, lindungi 15 ribu pekerja rentan lewat BPJAMSOSTEK.

“Perlindungan untuk pekerja rentan adalah diantara satu program utama Pemkot Palu,” ungkap Sekretaris Daerah Kota Palu Irmayanti Petalolo di Kota Palu, Jumat 12 Agustus 2022.

Pemkot Palu tanggulangi iuran kepesertaan BPJAMSOSTEK untuk 15.138 pekerja rentan disektor informal. Anggarannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Palu tahun 2022.

Baca Juga : Ayah dan Anak Tangkap Lobster Biru Langka

Ia mengatakan, pekerja rentan sudah sepatutnya mendapat perlindungan dari Pemkot Palu. Pasalnya, pekerjaan mereka saat ini tidak luput dari bahaya kecelakaan.

“Jika sewaktu-waktu terjadi kondisi dapat membahayakan keselamatan jiwa, lewat kepesertaan program BPJAMSOSTEK mereka dapat terlindung,” sebutnya.

Lewat program perlindungan sosial kata dia, peserta meperoleh jaminan santunan kecelakaan kerja, santunan duka dan beasiswa pendidikan.

Baca juga: Banjir Huntap Tondo, Walikota: Akan Dibuat Saluran Air Pembuangan

“Program itu sangat membantu ringankan beban pekerja rentan apabila sewaktu-waktu terjadi sesuatu yang krusial,” tuturnya.

Pekerja disabilitas contohnya, Pemkot Palu tanggung sekitar 704 jiwa masuk kepesertaan BPJAMSOSTEK dengan iuran bulanan senilai Rp11,8 juta.

Selanjutnya, pemulung 104 jiwa dengan nominal pungutan /bulan Rp 1,tujuh juta, nelayan 1.137 jiwa nominal pungutan /bulan Rp19,1 juta, petani 124 jiwa nominal pungutan /bulan Rp2 juta lebih.

Dia menambah, disamping pekerja rentan, Pemerintah kota Palu menampung 25 ribu aktor Usaha Micro Kecil dan Menengah (UMKM) masuk kepesertaan BPJAMSOSTEK dengan pungutan per-orang /bulan Rp16.800.

“Semenjak 2020 sampai 2022 keseluruhan pembayaran agunan kecelakaan kerja, agunan kematian dan beasiswa pendidikan lebih kurang Rp10,7 miliar dari 282 kasus,” tutupnya. (rf/**)

Baca juga: Delapan Ribu Warga Miskin Parigi Moutong Masuk Jamkesda

Leave a Reply

Your email address will not be published.