Sulawesitoday

portal berita terkini di sulawesi tengah, poso, palu, parigi moutong dan berita terbaru lainnya

Pemerintah akan Menghapus BBM Premium dan Pertalite

waktu baca 2 menit
Foto: Pemerintah akan Menghapus BBM Premium dan Pertalite.

Ekonomi, sulawesitodayPemerintah memberikan sinyal untuk menghapus minyak tipe premium dan pertalite atau BBM secara bertahap.

Untuk tahap awal pemerintah menghapus BBM premium, pemerintah akan mendorong penggunaan RON 90 atau bensin pertalite sebagai minyak bahan bakar ramah lingkungan. Ini dilakukan karena Indonesia baru saja memasuki periode transisi energi.

“Untuk masa transisi, Premium Ron 88 (Premium) akan digantikan oleh Pertalite Ron 90. Nanti, kami akan menggunakan bahan bakar ramah lingkungan,” kata Direktur Kementerian Pelatihan Minyak dan Gas Pelatihan Minyak ESDM, Soerjaningsih di Jakarta, Kamis 23 Desember 2021.

Baca juga: Bupati Minta Semua Pihak Ikut Tangani Stunting di Parimo

Baca juga: BPN Tetapkan Desa Labagu Balinggi Jadi Kampung Reforma Agraria

Sojers memberi tahu Anda bahwa Premium Ron 88 saat ini hanya digunakan oleh tujuh negara. Volume yang digunakan sangat kecil karena kesadaran publik menggunakan bahan bakar minyak dengan kualitas yang lebih baik adalah salah satu penyebabnya.

Peta jalan bahan bakar minyak ramah lingkungan sedang disusun pemerintah. Ia menyebut pertalite juga akan diganti dengan bahan bakar berkualitas lebih baik.

Baca juga: Tim Stunting Parimo Raih Penghargaan Inovatif se-Sulteng

Baca juga: DKP Sulteng: Pabrik Es Jawab Kebutuhan Nelayan di Banggai

Baca juga: Kamera Tilang Elektronik Kota Palu: Diharapkan Warga Taat Hukum

“Nanti akan gunakan bahan bakar ramah BBM. Pertalite harus kering, harus bergeser ke Pertamax,” katanya.

Pemerintah akan mencoba mengurangi kekacauan yang muncul di masyarakat mengenai proses pergeseran pertalite ke Pertamax.

Baca juga: Program Pengurangan Risiko Bencana di Donggala Resmi Berjalan

Baca juga: Polres Sigi Musnahkan Ribuan Liter Miras Sitaan

Baca juga: DPR Sebut Penundaan Umroh Dilematis

Perubahan dari premi ke pertalite akan dapat mengurangi tingkat emisi karbon dioksida sebesar 14 persen.

Emisi karbon dioksida sebesar 27 persen akan berkurang jika perubahan dari Pertalite ke Pertamax. (**)

Baca juga: Pemda Parimo Fasilitasi Pengurusan Hak Paten Produk Inovasi

Baca juga: Revanda Resmi Jabat Kepala LPKA Kelas IIa Palu

Baca juga: Bupati Minta Semua Pihak Ikut Tangani Stunting di Parimo

Leave a Reply

Your email address will not be published.