Pasca Crash di Aragon, Fabio Quartararo Masih Alami Rasa Sakit

waktu baca 3 menit
Pasca Crash di Aragon, Fabio Quartararo Masih Alami Rasa Sakit Foto/Istimewa

Berita Olahraga, sulawesitoday sports – Pasca crash di Aragon, Fabio Quartararo Juara Dunia dan pemimpin klasemen MotoGP masih alami rasa sakit di bagian dada.

Fabio Quartararo, pebalap resmi tim Monster Energy Yamaha MotoGP, gagal finis di GP Aragon sepekan lalu. Tabrakan dengan Marc Marquez (Repsol Honda) setelah keluar dari Tikungan 3 di Sirkuit MotorLand Aragon yang menyebabkan El Diablo mengalami kecelakaan parah.

Untungnya, kecelakaan itu tidak menimbulkan cedera serius. Namun, Quartararo mengalami memar di berbagai tempat di bagian depan dada akibat benturan dengan ban depan motornya saat kejadian dia masih alami rasa sakit akibat insiden tersebut.

Dengan kondisi yang lebih baik, Quartararo masih bisa bersiap untuk berlaga di Sirkuit Motegi saat GP dari Jepang akhir pekan ini 23 Hingga 25 September 2022

“Saya melakukan sesi latihan pertama saya hari ini dan saya merasa baik. Insiden Aragon hanya menyebabkan lecet,” kata Quartararo pada konferensi pers untuk GP Jepang, seperti dikutip salah satu media online.

“Saya sedikit kesakitan dan pasti sedikit luka bakar, terutama semuanya. di sesi pertama. Tapi saya rasa itu tidak akan menjadi masalah,” kata pembalap yang telah memenangkan tiga dari 15 balapan yang digelar di MotoGP 2022 itu.

Belum mencetak poin di Aragon, Quartararo kini hanya terpaut 17 poin dari dua pebalap di bawahnya. Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) dan Aleix Espargaro (Aprilia Racing) pasti akan berusaha memperkecil jarak dengan El Diablo. Tapi kami bertiga menginginkan gelar itu. Karena kami hanya terpaut 17 poin, kami harus mampu mendorong sekuat tenaga sepanjang balapan,” kata Quartararo.

Kecepatan Yamaha YZR-M1 di balapan terakhir membuat Quartararo optimistis bisa bersaing paling depan di balapan GP Jepang nanti.

“Akhirnya kami bisa bersaing di semua lintasan, termasuk Red Bull Ring (Austria). Saya tidak pernah cepat di Aragón, tetapi dalam beberapa balapan terakhir saya merasa cukup cepat. Sayangnya, saya harus mengakhiri balapan lebih awal,” kata Quartararo.

“Namun, dalam hal akselerasi, saat ini tidak ada trek yang tidak dapat kami kendarai dengan cepat. Beberapa situasi membuat kami sulit untuk menyalip. Tapi saya pikir trek ini (Motegi) cukup bagus untuk kami. Saya juga cukup kuat di sini,” kata El Diablo.

Baca: Akhir Musim 2022, Persaingan MotoGP dan WSBK Semakin Intens

Saat ditanya tentang kondisi cuaca di Motegi yang bisa mempengaruhi balapan pada Minggu 25 September 2022, Fabio Quartararo punya analisis sendiri.

“Pada tahun 2019 level grip sangat tinggi di sini. Saya juga ingat duel di sini melawan Marc (Marquez) dan Dovi (Andrea Dovizioso), mereka sangat cepat. Cengkeraman di sini sangat tinggi dan itu membuat kami lebih baik,” kata Quartararo

“(Grip) Mandalika (tuan rumah GP Indonesia) juga sangat bagus. Jadi tidak ada alasan untuk takut berkendara di trek basah di sini, meskipun saya akan lebih menikmatinya jika lintasannya kering.” (*/Ikh)

Baca: India Direncanakan Bakal Menjadi Tuan Rumah MotoGP

Leave a Reply

Your email address will not be published.