Antisipasi Inflasi, Pemda Parigi Moutong Refocusing APBD-P Rp4,9 miliar

waktu baca 2 menit
Antisipasi Inflasi, Pemda Parigi Moutong Refocusing APBD-P Rp4,9 miliar

Parigi Moutong Refocusing Rp4,9 miliar, sulawesitoday – Antisipasi inflasi, Pemerintah daerah (Pemda) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, refocusing Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun Anggaran 2022 senilai Rp4,9 miliar.

“Perlu mengantisipasi inflasi seperti instruksi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, maka dari itu kami kerjakan refocusing anggaran daerah,” ungkap Sekretaris Daerah Parigi Moutong, Zulfinasran Ahmad, saat rapat bersama DPRD Parigi Moutong, Senin 12 September 2022.

Dia menerangkan nilai refocusing ini kali semakin besar dari awal sebelumnya yang Rp4,2 miliar dengan peruntukannya ialah usaha micro, kecil, dan menengah (UMKM), nelayan, transportasi, dan lapangan kerja.

Anggaran refocusing ini seterusnya dipercayakan dalam organisasi perangkat wilayah (OPD) tehnis salah satunya Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, dan Dinas Perhubungan.

“Kami sebagai pemda menjaga kebijakan nasional, ini dilaksanakan buat jaga kestabilan ekonomi,” tutur Zulfinasran yang Ketua Team Pengaturan Inflasi Wilayah (TPID) Parigi Moutong.

Dia menyampaikan selain refocusing, pihaknya amankan kewajiban daerah dengan rekonsilasi pada upah di lingkungan sekretariat DPRD yang telah memperoleh kesepakatan dan pemikiran kepala wilayah berkaitan tunjangan transportasi dan perumahan anggota legislatif.

Selain berita Parigi Moutong Refocusing Rp4,9 miliar, baca juga: BPBD Parigi Moutong: Pengerukan Sedimentasi untuk Antisipasi Banjir

Kewajiban itu sudah ditempatkan dalam mata anggaran, terhitung kenaikan kemampuan aparat dan kenaikan kapabilitas legislatif sudah diposturkan dalam bujetnya.

“Terhitung beberapa kegiatan yang telah diatur pemda sudah difasilitasi dengan perkiraan keperluan anggaran Rp16,2 miliar berbentuk lomba lari maraton equator 10 km internasional, Paralayang Internasional dan Hari Ikan Nasional (Harkanas) 2022,” papar Zulfinasran.

Dia menambah buat jaga kestabilan ekonomi daerah, Pemda Parigi Moutong sudah ajukan permintaan tambahan penghasilan.

Hingga, semua poin yang diuraikan dalam APBD bisa terakomodasi, dan dari komunikasi dibuat dengan pemerintahan pusat memperlihatkan perkembangan positif.

“Kami masih tunggu jawaban pemerintahan pusat,” ucapnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo sudah memerintahkan gubernur, bupati, dan wali kota, yang wilayahnya alami inflasi tinggi, lekas lakukan intervensi. Sulawesi Tengah jadi wilayah dengan inflasi tinggi yaitu 6,2 %. (rf)

Selain berita Parigi Moutong Refocusing Rp4,9 miliar, baca juga: Pendapatan Daerah Parigi Moutong 2023 Menurun 1,58 Miliar

Leave a Reply

Your email address will not be published.