Dua Sejoli Nikah di Balik Jeruji Besi Rutan Palu

waktu baca 2 menit
Dua Sejoli Nikah di Balik Jeruji Besi Rutan Palu

Nikah di Penjara, sulawesitoday – Dua sejoli Nikah di Balik Jeruji Besi Rumah Tahanan Negara (Rutan) Palu.

Ikrar janji suci keduanya berlangsung pada Senin 29 Agustus 2022.

Pernihakan sederhana secara sariat Islam itu berlangsung di Aula Rutan Kelas IIA Palu, di Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Pernihkan itu berlangsung dari balik jeruji besi karena mempelai pria sedang menjalani masa tahan sebagai warga binaan Rutan Palu.

Meski begitu, hal itu ternyata tak menghalangi niat baik untuk menyempurnakan hidup dalam arti berumah tangga.

Sehingga mereka melaksanakan Nikah di Balik Jeruji Besi Rutan Palu.

Dua Sejoli Ijab Kabul di Balik Jeruji Besi Rutan Palu f
Dua Sejoli Ijab Kabul di Balik Jeruji Besi Rutan Palu

Akad nikah warga binaan Rutan Palu itu berjalan lancar, disaksikan pihak keluarga kedua mempelai dan sejumlah petugas Rutan Palu.

Pernikahan warga binaan Rutan Palu dan kekasih hatinya itu dipimpin langsung oleh petugas pernikahan dari KUA Kecamatan Tatanga, Abdul Haris.

BACA JUGA: 3 Los Pedagang di Terminal Manonda Palu Dibongkar Petugas

Supaya ikrar janji suci atau ijab kabul itu berjalan lancar, pihak Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Sulteng dalam hal ini Rutan Palu beberikan izin kepada warga binaan tersebut.

Bahkan petugas juga menyiapkan tempat pernikahan untuk warga binaan.

Namun sebelumnya sejumlah ketentuan dan syarat harus dipenuhi terlebih dahulu oleh warga bainaan.

Salah satu anggota keluarga mempelai mengatakan, “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas ketersediaan Kanwil Kemenkumham Sulteng khususnya Lapas Dusun atas kesediaannya menyelenggarakan acara ini. Acara walaupun sederhana, tapi sangat berarti bagi kami sekeluarga, karena ternyata jeruji besi bukanlah batas untuk saling membuat keinginan dan janji hidup selama mungkin.”

Kasubsie Pengelolaan rutan palu, Meliana mengatakan, momen pernikahan ini sebagai pembelajaran agar tahanan tersebut lebih bisa menjadi pribadi yang baik dan bertanggung jawab.

“Karena warga binaan Rutan palu ini sudah memiliki istri yang menunggunya di sana yang sudah sah menikah dengannya.” (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published.