Nelayan Parimo Hilang Sejak Rabu Ditemukan di Perairan Ampana

waktu baca 2 menit
Nelayan Parimo Hilang Sejak Rabu Ditemukan di Ampana. FOTO BASARNAS

Berita Nelayan Parigi Moutong, sulawesitoday – Nelayan Parimo Hilang asal Desa Tumpapa, Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah ditemukan dalam kondisi selamat, Jumat 2 September 2022.

Nelayan Parimo Hilang itu bernama Nurdin Muhammad (54).

Nurdin ditemukan warga Desa Malotong, Kecamatan Ampana, Kabupaten Tojo Unauna, Sulawesi Tengah.

Mendengar hal itu , Tim SAR yang melakukan pencarian sejak Kamis 1 September 2022 langsung mendatangi lokasi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Andrias Hendrik Johannes mengatakan, informasi terkait ditemukannya korban diperoleh dari salah satu warga Ampana atas nama Yuyun.

BACA JUGA: Normalisasi Sungai Pohi Pasca Banjir Terkendala Material Lumpur

Dia mengabarkan bahwa korban warga bernama Nurdin Muhammad yang berdomisili di Desa Tumpapa telah ditemukan olehnya di perairan Ampana sekitar pukul 11.35 WITA.

“Nurdin ditemukan dalam keadaan selamat namun korban sangat lemas,” jelas Andrias Hendrik Johannes.

Sementara itu korban telah dievakuasi dari desa Molotong ke RSUD Ampana untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Pasca korban ditemukan di wilayah Ampana, Kabupaten Tojo Unauna, operasi pencarian nelayan Desa Tumpapa yang hilang dinyatakan ditutuo.
Turut serta dalam pencarian Pos SAR Parigi, Polsek Sausu, Ditpolairud Polda, Palairud Polres Parimo, TNI AL, Babinsa Tumpapa, aparat desa dan masyarakat setempat.

BACA JUGA: Penyusunan RPD Parimo Ditarget Selesai Desember 2022

Sebelumnya tim SAR gabungan telah melakukan pencarian dengan menggunakan perahu karet.

Adapun informasi tersebut diterima pada Kamis 1 September 2022 sore dari salah seorang keluarga korban.

Nurdin Muhammad dilaporkan hilang pada Rabu 31 Agustus 2022, namun informasi hilang sampai ke Tim SAR pada Kamis 1 September 2022.

Saat itu juga langsung dilakukan pencarian dengan 2 SRU. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published.