Sulawesitoday

portal berita terkini di sulawesi tengah, poso, palu, parigi moutong dan berita terbaru lainnya

Apa Betul Minum Susu Bisa Tambah Berat Badan?

waktu baca 2 menit
Apa Betul Minum Susu Bisa Tambah Berat Badan?

Minum Susu Bisa Tambah Berat Badan, sains tekno sulawesitoday – Susu sebagai minuman bergizi yang tawarkan beberapa faedah untuk kesehatan.

Susu sapi, yang paing terkenal dimakan, memiliki kandungan karbohidrat, lemak, protein, kalsium, mineral dan vitamin yang lain.

Karena profil gizinya yang padat, banyak yang yakini jika minum susu bisa meningkatkan berat badan. Apakah benar begitu?

Susu untuk menambahkan berat badan

Dikutip dari Healthline, secara eksklusif, kemungkinan susu berguna untuk olahragawan yang ingin menambahkan otot atau orang yang kekurangan berat badan.

Bertambahnya berat badan dibuat dari konsumsi semakin banyak kalori dibanding yang dibakar.

baca juga: Kali Ketiga, Kecamatan Tinombo Juara Umum MTQ

Bila ingin menambahkan berat badan, penting untuk memperoleh kalori extra dari makanan bergizi dibanding makanan memiliki kalori tinggi yang rendah gizi, seperti makanan manis dan camilan.

Minum susu, khususnya varietas yang tinggi lemak, bisa memberi kalori extra, dari sisi protein dan gizi berguna yang lain.

Tetapi, harus dipahami jika semua tipe susu sapi, terkecuali skim, memiliki kandungan lemak jemu.

Selain artikel Minum Susu Bisa Tambah Berat Badan, simak juga: Cara Mengetahui Nomor WhatsApp Diblokir

Beberapa riset memperlihatkan, kebanyakan lemak jemu bisa beresiko untuk kesehatan jantung.

Di lain sisi, study memperlihatkan jika lemak susu sebetulnya bisa kurangi kandungan cholesterol dan resiko penyakit jantung.

Walau produk susu tinggi lemak kaya cholesterol, konsumsi makanan kaya cholesterol tidak mengakibatkan kenaikan cholesterol darah yang signifikan untuk banyak orang.

Tetapi, penting untuk dicatat jika untuk beberapa pribadi, yang dikenali sebagai hiper-responder cholesterol, konsumsi makanan kaya cholesterol bisa mengakibatkan kenaikan kandungan cholesterol yang semakin besar.

Menurut riset, kenaikan ini kemungkinan tidak berpengaruh negatif pada kesehatan jantung, tapi mereka yang mempunyai kecondongan genetik pada kandungan cholesterol tinggi kemungkinan lebih bauk konsumsi susu yang memiliki kandungan prosentase lemak lebih rendah, seperti 1% atau 2%.

Keseluruhannya, susu memiliki sifat serbaguna dan bisa dipertambah ke banyak resep atau dicicipi langsung hingga gampang untuk konsumsi semakin banyak kalori tanpa mengganti skema makan secara mencolok. (rf)

Selain artikel Minum Susu Bisa Tambah Berat Badan, simak juga: Mengenal Budaya Minangkabau, Cek Infonya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *