Maverick Vinales Alami Struggle dengan Grip Selama Race

waktu baca 2 menit
Maverick Vinales Alami Struggle dengan Grip Selama Race Foto/Istimewa

Berita Olahraga, sulawesitoday sports – Maverick Vinales strateginya tak berjalan mulus di Motegi, alih-alih menang ia bahkan jauh dari zona podium dan hanya finis P7, dia mengaku alami struggle selama race berjalan.

Sabtu 24 September 2022, usai kualifikasi MotoGP Jepang di Mobility Resort Motegi, Maverick Vinales percaya diri menghadapi balapan pada Minggu 25 September 2022. Dari P4 dia tahu apa yang harus dilakukan untuk menang.

Top Gun mengungkapkan strateginya adalah untuk memimpin sedini mungkin dan mendorong keras di tahap awal dan menggunakan yang tepat Memilih ban untuk balapan.

Faktanya, taktik itu tidak dilakukan. Setelah start, Vinales kehilangan posisinya. Kembali ke P6 di lap pertama. Kemudian, di awal babak kedua balapan, ia disalip oleh Luca Marini (Mooney VR46 Racing Team).

BACA JUGA:  Jorge Martin Akui Sesalkan Salah Pilih Ban Belakang

“Saya berusaha untuk tidak membuat kesalahan. Yang ketujuh tidak terlalu buruk. Kami harus mencoba menekan lagi di Thailand,” tambah mantan pembalap tim pabrikan Yamaha itu.

Secara keseluruhan, Maverick Vinales mengakui saat balapan 24 putaran di Motegi itu alami struggle. Toh, dia tetap puas karena tim telah belajar dari kesalahan. Anda perlu lebih banyak waktu untuk pergi jauh.

Dan itu akan menjadi penting karena setelah 16 balapan, pebalap yang kini berada di urutan kesembilan di klasemen MotoGP 2022 masih berjuang.

“Terkadang sulit karena gaya berkendara saya, Anda tidak bisa naik sepeda. Jadi saya harus memaksa motor ke tikungan. Kami hanya perlu lebih banyak waktu untuk membuat kemajuan, meskipun kami dalam kondisi terbaik hari ini,” katanya.

Baca: Instagram Akan Lindungi Pengguna dari Kiriman Foto Vulgar di DM

Secara keseluruhan, Maverick Vinales mengakui balapan 24 putaran di Motegi itu sulit. Toh, dia tetap puas karena tim telah belajar dari kesalahan. Anda perlu lebih banyak waktu untuk pergi jauh.

Dan itu akan menjadi penting karena setelah 16 balapan, pembalap yang kini berada di urutan kesembilan di klasemen MotoGP 2022 masih berjuang.

“Terkadang sulit karena gaya berkendara saya, Anda tidak bisa naik sepeda. Jadi saya harus memaksa motor ke tikungan. Kami hanya perlu lebih banyak waktu untuk membuat kemajuan, meskipun kami dalam kondisi terbaik hari ini,” katanya. (*/Ikh)

Baca: Miguel Oliveira Takjub dengan Kecepatan Marc Marquez

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *