Jorge Martin Ingin Membalap di Tim Pabrikan Ducati

waktu baca 3 menit
Jorge Martin Ingin Membalap di Pabrikan Ducati

Martin ingin membalap di Pabrikan Ducati, sulawesitoday sports – Dekati bulan Agustus, Jorge Martin ingin jadi pembalap untuk isi slots kosong dalam tim pabrikan Ducati.

Harapannya itu karena telah menunjukkan prestasi lebih bagus dibanding Enea Bastianini dalam empat balapan MotoGP. Rider Pramac Racing itu mengoptimalkan beberapa perputaran akhir saat sebelum selang musim untuk meraih poin banyak.

Dengan keadaan cedera operasi tangan kanan alami infeksi, Martin teratur meraih point semenjak MotoGP Italia. Dia finish P13 di Mugello, runner-up Barcelona, posisi ke enam Sachsenring dan posisi ke-7 Assen. Rider asal Spanyol mengumpulkan 42 point dan duduk di rangking kesebelas.

Kebalikannya, Bastianini cuman raih seperempatnya pada masa yang serupa. Pembalap Gresini Racing itu jatuh dan tidak sukses finish dua kali, baru bisa 11 poin dari MotoGP Jerman dan Belanda. Dalam tiga lomba paling akhir, La Bestia bahkan juga gagal lolos ke Q2.

Jorge Martin mengungkapkan kekesalan tidak dapat mengakhiri balapan di status lebih bagus. Dia tertinggal ada di belakang karena hujan.

“Argumen khusus untuk kehilangan podium di Assen ialah hujan, saya begitu nyaman. Saya dapat mengembalikan, pada satu titik bahkan juga lebih bagus dibanding dua di muka. Tetapi saat mulai hujan turun, saya tidak ingin jatuh,” ucapnya.

Ia menyebut miliki kejadian buruk musim ini dan masa lampau. Makanya ia memutuskan untuk balap konvensional, selamat dan tidak jatuh.

“Bagaimana juga, saya senang dengan kecepatan yang kami punya dan dengan kepercayaan jika kami sanggup mendapatkan hasil di empat balapan, terutamanya tiga paling akhir, selalu tujuh paling atas terhitung podium,” tuturnya.

Selain berita Jorge Martin Ingin Membalap di Pabrikan Ducati, baca juga: Break Dua Minggu, Gardner Tak Ingin Melihat Motor

Jorge Martin Ingin Membalap di Pabrikan Ducati
Jorge Martin Ingin Membalap di Pabrikan Ducati

Rider berjulukan Martinator mendapati momen kebangkitan sesudah MotoGP Prancis. Menariknya, dia tidak membidik puncak klasemen, tetapi Bastianini.

“Sesudah Prancis, yang mana benar-benar berat, kami selalu bertambah, lebih baik dari segi kecepatan dan keyakinan diri dan semua pada umumnya,” ucapnya.

Ia senang karena ada di muka Enea dalam empat balapan dan itu penting juga.

Ia anggap itu wajib untuk masa datang. Martin masih ketinggalan 35 poin. Tetapi dalam soal kestabilan pada beberapa balapan paling akhir, dominan itu penting untuk Ducati.

Martin suka dengan selang sebab bisa mengembalikan tangan. Dia mengharap dapat tampil hebat pada MotoGP Inggris dan MotoGP Austria.

Menurut informasi, pemuda 24 tahun itu kerap tampil cemerlang di Red Bull Ring. Dia naik podium empat kali semenjak Moto3 sampai MotoGP. Musim kemarin, dia mencapai podium ketiga di sana.

“Sepanjang akhir minggu, itu benar-benar mengusik saya sedikit, tetapi Minggu, pada balapan, saya dapat meluncur tanpa permasalahan karena menggunakan penurun rasa sakit. Saat ini, saya berharap sembuh seutuhnya pada bagian kedua musim,” katanya.

Saat ini, ia harus ambil keuntungan dari liburan untuk mengembalikan keadaan fisik 100%. Karena selanjutnya, ada balapan seperti Silverstone atau Austria baik untuk dapat perjuangkan kemenangan.

“Saya akan ambil satu minggu untuk menjauhi motor dan latihan, selanjutnya mempersembahkan sebulan sisa supaya 100 %,” lanjutnya.

Beberapa waktu lalu, direktur olahraga Ducati, Paolo Ciabatti, menegaskan pentingnya memberi peluang adil untuk Bastianini dan Martin memperlihatkan kemampuannya.

“Jorge hadapi musim dengan motor baru, ia harus mengetes banyak fitur dan jatuh yang mengakibatkan cidera. Kami perlu memberikan peluang untuk memperlihatkan kekuatan, sama dengan Enea, semenjak awalnya mempunyai motor 2021 yang telah berperan,” pungkas Ciabatti. (fkr)

Selain berita Jorge Martin Ingin Membalap di Pabrikan Ducati, baca juga: Suzuki Keluar MotoGP, Rins dan Mir Cari Tim Baru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *