Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung DPRD Morowali Utara, KPK: Total Loss

waktu baca 2 menit
Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung DPRD Morowali Utara, KPK: Total Loss

Korupsi Pembangunan Gedung DPRD Morowali Utara, berita sulawesi tengah – KPK ambil alih kasus dugaan korupsi pembangunan gedung DPRD Morowali Utara, Sulawesi tengah, Rp 9 miliar. KPK menerangkan dugaan korupsi di kasus itu.

baca juga: Ini Lima Tutorial Mengatasi Laptop Lemot

“Menurut informasi dari sana, bangunan dibuat di tanah yang kondisinya miring, hingga tidak dapat digunakan. Memang di saat gelar , berdasar riset arsip kasus, benar-benar bisa saja ialah keseluruhan loss,” ungkapkan Deputi Sektor Pengusutan KPK Karyoto ke reporter, Selasa 22 November 2022.

Selain itu, KPK menyebutkan ada perlakuan pidana pada proses pembangunan gedung DPRD itu. Pertama, masalah penyediaan tanahnya; kedua masalah konselor rencana pembangunan; dan ketiga masalah eksekutor pembangunan, yaitu perusahaan konstruksi MGK.

“Kami percaya proses dari mengekspos ini, kami percaya kasus ini benar-benar ada. Karena, pertama mengenai penyediaan tanahnya. Kedua mengenai konselor rencana pembangunan, ketiga eksekutor pembangunan,” terangnya.

Ia menambah ada pengabulan proses praperadilan pada penentuan beberapa terdakwa hingga beberapa faksi yang diputuskan sebagai terdakwa jadi bebas.

Selain berita Korupsi Pembangunan Gedung DPRD Morowali Utara, simak juga: KPK Ambil Alih Perkara Korupsi Pembangunan Gedung DPRD Morut

“Kedeputian Korsup melihat kasus ini perlu diambil karena barusan, menjadi terdakwa, saat pada proses koordinir kepolisian dan kejaksaan di tengah-tengah jalan ada usaha praperadilan oleh beberapa pihak yang sudah diputuskan terdakwa dan mereka memperoleh terkabulkanan permintaannya,” papar Karyoto.

Dijumpai, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menginvestigasi sangkaan korupsi pembangunan kantor DPRD di Pemerintahan Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi tengah. KPK sudah memutuskan beberapa faksi sebagai terdakwa.

“Sekarang ini KPK melakukan proses penyelidikan sangkaan korupsi penyediaan berkaitan pembangunan kantor DPRD di Pemkab Morowali Utara Sulawesi tengah. Masalahnya yang terkait dengan rugi keuangan negara,” kata Kabag Kabar berita KPK Ali Fikri ke reporter, Senin 21 November 2022.

Ali menjelaskan KPK sudah lakukan pengecekan pada beberapa faksi dan ada yang diputuskan sebagai terdakwa. Tetapi Ali tidak menguraikan siapa faksi yang jadi terdakwa.

“Kami telah lakukan (pengecekan) pada beberapa faksi dan pasti sudah memutuskan beberapa faksi sebagai terdakwa ya, tetapi kami akan berikan di saat yang pas di saat proses penyelidikan cukup,” ungkap Ali

“Kami mengecek dari faksi Pemkab Morowali, DPRD Kabupaten Morowali, dan faksi swasta. Kelak perubahan kami akan berikan ke rekan-rekan,” tutupnya. (rf)

Selain berita Korupsi Pembangunan Gedung DPRD Morowali Utara, simak juga: Aset Dijaminkan Pemerintah Rp1.106 Triliun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *