Kementan Harap Sektor Pertanian Parigi Moutong Dukung IKN

waktu baca 2 menit

Kementan Harap Sektor Pertanian Parigi Moutong Dukung IKN, berita sulawesi tengah – Kementerian Pertanian mengharapkan Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah ikut berkontribusi mendukung Ibu Kota Nusantara (IKN) di Provinsi Kalimantan Timur lewat sektor pertanian dan ketahanan pangan.

“Keberadaan IKN membuka peluang daerah bermitra untuk pembangunan dan pengembangan superhub ekonomi melalui kerja sama dengan pihak Otorita IKN,” kata Staf Khusus Menteri Pertanian Yesiah Ery Tamalagi saat memaparkan materinya pada lokakarya kesiapan pangan mendukung IKN pada rangkaian Hari Ikan Nasional (Harkanas) di Parigi Moutong, Minggu 20 November 2022.

Ia mengemukakan, pengembangan kerjasama tersebut dilakukan dengan mengacu pada rencana tata ruang kawasan nasional (RTR KSN) IKN dan rencana tata ruang wilayah (RTRW) Pulau Kalimantan, salah satu sektor sangat berpeluang sesuai dengan sektor utama daerah yakni pertanian dan ketahanan pangan.

Oleh karena itu, Parigi Moutong tidak hanya sekedar mengandalkan pertanian, sektor lain juga sangat potensial yakni kelautan dan perikanan yang dapat memberikan kekuatan produk unggulan daerah untuk memasok kebutuhan nasional.

Potensi pertanian Parigi Moutong selain tanaman pangan, yakni komoditas hortikultura diantaranya cabai rawit dan cabai merah dengan luas lahan 977 hektare, bawang merah 205 hektare, dan kacang panjang 128 hektar.

Selain berita Kementan Harap Sektor Pertanian Parigi Moutong Dukung IKN, baca juga: 500 Siswa Ikut Penanaman Manggrove Rangkaian Harkanas

“Potensi lainnya di kabupaten itu yakni industri pengolahan produk pertanian seperti pengolahan beras premium, industri pengolahan makanan dan minuman berbasis buah dan sagu, serta pengolahan obat herbal. Potensi-potensi ini sangat diminati oleh IKN,” ujar Ery.

Saat ini, katanya, dukungan Kementerian Pertanian terhadap Parigi Moutong yakni pengembangan komoditas padi, ubi kayu, kakao, bawang putih, bawang merah dan aneka cabai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Selain APBN, ada pula Dana Alokasi Khusus (DAK) di bidang pertanian untuk pembangunan irigasi air tanah dangkal.

“Deliniasi kawasan IKN terdiri dari ibu kota negara seluas 256 ribu hektare, lalu kawasan pengembangan pertanian berada pada kawasan Hijau Utara yang diperuntukkan bagi kegiatan pertanian, penelitian dan ekowisata,” ucap Ery.

Ia menambahkan, rekomendasi Kementerian Pertanian terkait kebijakan pembangunan ketahanan pangan di IKN jangka pendek diantaranya menyediakan pangan pokok dengan mobilisasi sumber daya eksisting, kemudian memperbaiki sistem distribusi pertanian antarpulau dan membangun sistem distribusi produk pertanian.

​”Selain itu langkah implementasi membangun ketahanan pangan meliputi identifikasi kondisi eksisting dan efisiensi saluran distribusi pangan, melakukan proyeksi kebutuhan pangan dan membangun infrastruktur distribusi,” tutup Ery. (rf)

Selain berita Kementan Harap Sektor Pertanian Parigi Moutong Dukung IKN, baca juga: Rangkaian Harkanas, 30 Provinsi Ikut Lomba Masak Ikan Tingkat Nasional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *