Kemenkumham Sulteng Launching Aplikasi E-Boovic

waktu baca 2 menit
Permudah Warga Konsultasi, Kemenkumham Sulteng Launching Aplikasi E-Boovic

Kemenkumham Sulteng Launching Aplikasi E-Boovic, berita sulawesi tengah – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulteng Launching aplikasi E-Boovic untuk mempermudah warga berkonsultasi.

Peluncuran aplikasi E-Boovic bertepatan dengan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan Bidang Administrasi Hukum Umum (AHU), Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Sulteng, Rabu 21 September 2022.

BACA JUGA: Toyota Suntik Mati Innova Diesel? Check Faktanya

Didampingi Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM (Kadiv Yankum), Max Wambrauw, Kadiv Imigrasi Syamsul Efendi Sitorus, Kakanwil menyampaikan aplikasi itu diperuntukan bagi masyarakat Sulteng pada umumnya sebagai sarana berkonsultasi baik Online maupun Offline.

“Aplikasi ini dirancang berbasis Web guna mempermudah masyarakat dalam berkonsultasi dengan melakukan registrasi janji temu terkait dengan penentuan layanan pada bidang yang telah ditentukan dengan menunjukan bukti berupa barcode sebagai Pin untuk melakukan janji atau pertemuan,” tutur.

Aplikasi tersebut dikhususkan bagi masyarakat Kota Sulawesi Tengah yang akan berkonsultasi mengenai Layanan Badan Hukum atau Badan Usaha, Fidensia, Kewarganegaraan, Pendaftaran Kekayaan Intelektual (K.I) dan Yankomas (Sarana Untuk Mendorong Penyelesaian Dugaan Pelanggaran HAM).

Melalui berbagai kemudahan itu, Kakanwil berharap akan lebih memudahkan warga untuk mendapatkan pelayanan yang ada.

Selain berita Kemenkumham Sulteng Launching Aplikasi E-Boovic, baca juga: Kanwil Kemenkumham Sulawesi Tengah Salurkan Paket Bantuan Sosial

FGD Kemenkumham Sulawesi Tengah: Wujudkan Layanan Notaris Prima

Sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah, Budi Argap Situngkir membuka Focus Group Discussion Notaris Se-Sulawesi Tengah dengan mengangkat tema “Kepatuhan Notaris Dalam Prinsip Menjalankan Tugas dan Fungsi Sesuai Dengan Peraturan Perundang-Undangan”, bertempat di Hotel Sutan Raja Palu, Rabu 21 September 2022.

Ia menyampaikan dengan diadakannya kegiatan ini, notaris dalam menjalankan tugas dan fungsinya harus tetap berpedoman pada prinsip kehati-hatian dalam bingkai pelayanan prima kepada masyarakat.

“Di tengah Era globalisasi dan perdagangan bebas ini, seluruh faktor kehidupan alami perkembangan cepat, baik sektor keuangan, sosial budaya, ekonomi, hukum politik dan lingkungan. Hal itu memberikan dukungan perdagangan bebas menggerakkan pembangunan maju dan cukup berarti khususnya pada lapangan dunia usaha,” ucapnya.

Selain itu, Budi juga menyampaikan, hubungan notaris dengan pelaku usaha, merupakan pion dalam perkembangan dunia usaha, telah mendorong lapangan hukum keperdataan untuk senantiasa mengakomodir kebutuan akan pembuktian tertulis. (Rf/Kemenkumham Sulteng)

Selain berita Kemenkumham Sulteng Launching Aplikasi E-Boovic, baca juga: FGD Kemenkumham Sulawesi Tengah, Wujudkan Layanan Notaris Prima

Leave a Reply

Your email address will not be published.