Sulawesitoday

portal berita terkini di sulawesi tengah, poso, palu, parigi moutong dan berita terbaru lainnya

Polisi Tangkap 13 Pelaku Kasus Pencabulan di Tojo Una-una

waktu baca 2 menit
Kasus Pencabulan di Tojo una-una, (Foto: Press con di Polres Touna/Humas Polres Touna)

Kasus pencabulan di Tojo Una-una, berita sulawesi tengah – Aparat kepolisian berhasil meringkus 13 pelaku kasus pencabulan di Tojo Una-una.

“Kami berhasil meringkusnya sesuai laporan polisi nomor: LP-B/11/I/2023/Spkt/Res. Touna/Sulteng, 11 Januari 2023,” ungkap Wakapolres Touna, Kompol Zulkifli, bersama Kasat Reskrim Polres Touna, Iptu Muhammad Kasim, press conference di Polres Touna, Kamis 12 Januari 2023.

Ia menyebut 13 pelaku itu berinisial R (23), ARS (18), ASB (18), MK (17), MR (23), MNF (19), FD (19), F (17), MR (19), MSM (22), MF (19), MH (22), MR (23).

Sementara saksi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) adalah MS (17).

“Barang bukti diamankan yaitu satu lembar celana panjang leging berwarna hitam dan satu lembar celana dalam berwarna ungu,” sebutnya.

Modus operandi terduga pelaku inisial MR kata dia, yaitu melalui layanan pesan mesengger Facebooknya.

Pelaku mengechat korban, mengajak korban berinisial RDS agar bertemu. Kemudian, karena merasa mengenal terduga pelaku, akhirnya korban mau bertemu.

Korban kemudian dijemput terduga pelaku berinisial MR. Lalu dibawa ke Rental PS.

“Begitu sampai di Rental PS (TKP) korban RDS langsung dibawa masuk terduga pelaku berinisial MR, ke dalam kamar tidak digunakan,” jelas Kompol Zulkifli.

Ia menjelaskan, usai korban dan terduga pelaku berinisial MR masuk ke kamar itu, MR langsung lakukan aksinya ke korban yang masih duduk dibangku SMP itu.

Selain berita Kasus pencabulan di Tojo una-una, baca juga: 15 Jenis Kekerasan Seksual Menurut Komnas Perempuan

“Usai MR selesai akukan aksinya, para terduga pelaku lainnya bergantian ikut melakukan aksi biadabnya kepada korban,” jelasnya.

Para terduga pelaku kata dia, dipersangkakan Pasal 76D Jo Pasal 81 Ayat (2) dan Ayat (3) dan atau Pasal 76E Jo Pasal 82 Ayat (2) Undang Undang RI nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang Undang nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang Undang nomor 23 tahun 2002  tentang perlindungan anak menjadi Undang Undang dengan ancaman paling singkat 3 tahun dan paling lama 15 Tahun.

Sesuai hasil pemeriksaan dan introgasi penyidik satuan Reskrim, seluruh terduga pelaku secara bergantian atau bersama-sama sudah lakukan tindak pidana persetubuhan dan atau pencabulan kepada korban yang berinisial RDS.

Akibat perbuatan mereka, korban alami trauma saat ini. Juga alami sakit di wilayah kelaminnya, serta trauma malu kepada keluarganya.

“Diharapkan pengungkapan kasus itu bisa berikan efek jera ke pelaku untuk tidak lakukan tindak pidana. Serta dihimbau kepada warga agar lebih berhati-hati,” tutup Wakapolres. (rhmn)

Selain berita Kasus pencabulan di Tojo una-una, baca juga: Berikut Hasil Operasi Pekat Jajaran Polres Parigi Moutong

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *