Joan Mir Jagokan Fransesco Bagnaia Juara Dunia MotoGP 2022

waktu baca 3 menit
Joan Mir Jagokan Fransesco Bagnaia Juara Dunia MotoGP 2022 Foto/Istimewa

Jagokan Fransesco Bagnaia, berita olahraga, sulawesitoday sports – Joan Mir telah dapat lampu hijau untuk melaju di MotoGP Australia, setelah melewatkan empat balapan akibat cedera, rider Suzuki Ecstar ini jagokan Fransesco Bagnaia sebagai juara dunia di MotoGP 2022.

Joan Mir kembali ke MotoGP akhir pekan ini di Phillip Island. Ini adalah penampilan pertamanya sejak Aragon, di mana ia mencoba untuk kembali tetapi terpaksa pensiun setelah FP3 karena sakit akibat cedera.

Seperti yang kita ketahui, Mir mengalami kecelakaan serius saat balapan di GPAustria, Agustus lalu. Kecelakaan itu mengakibatkan cedera pada pergelangan kaki kanannya, merusak beberapa tendon di daerah tersebut.

Akibatnya, pembalap Spanyol itu tidak bisa mengikuti GP San Marino, di mana ia digantikan oleh Kazuki Watanabe. Setelah dua minggu, Mir kembali ke Aragon, tapi hanya bertahan sampai sesi FP3.

Dia memilih untuk menarik diri karena rasa sakit di kaki kanannya membuatnya tidak bisa mengerem. Mir kembali absen di GP Jepang dan Thailand, masing-masing digantikan oleh Takuya Tsuda dan Danilo Petrucci.

Setelah melanjutkan pemulihannya, Juara Dunia MotoGP 2020 itu telah dinyatakan layak berlaga di GP Australia di Phillip Island akhir pekan ini. Pada kesempatan ini, ia juga berbicara tentang perebutan gelar 2022.

Pertarungan semakin sengit karena dengan tiga balapan tersisa, FabioQuartararo (Yamaha) hanya unggul dua poin dari Francesco Bagnaia (Ducati) dan 20 poin. mengungguli Aleix Espargaro (Aprilia).

Seperti Marc Marquez sebelumnya, Mir berbagi analisis tentang kemungkinan tiga kandidat kuat juara. Sebagai peraih gelar dua musim lalu, dia yakin situasi masih bisa berubah dengan cepat dan tidak bisa diprediksi.

“Dari luar, perebutan gelar sekarang menarik untuk ditonton. Saya pikir Pecco (Bagnaia) lebih cepat di kejuaraan pada tahap ini. Dia memotong banyak poin dan satu poin di mana dia hanya kalah karena dari (kesalahannya),” kata Mir.

“Namun, keduanya (Bagnaia dan Quartararo) pantas (menjadi juara dunia),” tambah Mir, sebelum menilai peluang Espargaro. Jika Aleix menang, itu karena konsistensinya, untuk kepalanya. Hanya saja menurut saya Pecco memiliki sesuatu yang lebih”.

Mengenai kondisinya, Joan Mir mengakui bahwa dia jauh lebih baik, meskipun kami tidak dapat mengatakan bahwa dia dalam kondisi 100 persen. “Fraktur jauh lebih mapan. Yang tersisa hanyalah edema,” katanya setelah kunjungan medis ke Phillip Island.

“Yang penting saya bisa berkendara hingga 100% dan saya rasa Saya bisa melakukannya tanpa terlalu memikirkan pergelangan kaki saya saat berada di trek karena saat ini saya tidak merasakan sakit lagi.”

Baca: Khasiat Buah Apel untuk Menurunkan Berat Badan, Ini Penjelasannya

Bagi Mir, 2022 adalah musim balap terakhirnya bagi Suzuki, yang akan pensiun dari MotoGP. Pada 2023, ia bergabung dengan Marquez di Repsol Honda. Karena itu, dia ingin menutup tahun dengan kuat.

“Saya ingin berakhir di Suzuki. Saya harus mendapatkan kembali kepercayaan diri. Idealnya adalah memperebutkan podium di Valencia (final balapan). Saya pikir (kondisi) saya akan 100 persen atau setidaknya membaik di sana,” kata Mir.

Pada sesi latihan bebas pertama (FP1) GP Australia, Jumat 14 Oktober 2022 pagi, pembalap itu finis di urutan ke-15, terpaut 1,1 detik di belakang pembalap tercepat Johann Zarco ( Pramac Racing-Ducati). (*/Ikh)

Selain baca Jagokan Fransesco Bagnaia, baca juga: Hasil FP1 MotoGP Australia, Zarco Berhasil Ungguli Miller

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *