Indonesia Bisa Terkena Imbas Larangan Ekspor Gandum India

waktu baca 3 menit
Indonesia Bisa Terkena Imbas Larangan Ekspor Gandum India

Berita ekonomi, sulawesitoday – Pengamat ekonomi menyebut Indonesia bisa terkena imbas larangan ekspor gandum India.

“Sebagian pakan ternak memakai campuran gandum. Pelarangan gandum India akan memberi dampak. Jika harga gandum naik bisa akibatkan harga daging dan telur ikut naik,” ungkap Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira, di Jakarta, Senin 16 Mei 2022.

Setiap tahunnya impor gandum Indonesia sebesar 11,7 juta ton atau setara USD3,45 miliar.

Sangat berisiko bagi stabilitas pangan Indonesia jika India larang ekspor gandum. Nilai impor naik 31,6 persen dibanding tahun sebelumnya. Garis kemiskinan akan meningkat jika inflasi mulai naik.

Diketahui, India membatalkan sementara ekspor gandum ke luar negeri. Pemberhentian export diambil membuat perlindungan keperluan dalam negeri negara itu yang sekarang ini mengalami kenaikan harga.

“Pebisnis harus selekasnya cari sumber alternative gandum dan ini semestinya jadi peluang alternatif bahan baku selain gandum. Seperti tepung jagung, singkong, sampai sorgum banyak diketemukan di Indonesia,” sebutnya.

India sebagai produsen gandum nomor 2 paling besar di dunia sesudah China dengan kemampuan produksi 107,lima juta ton.

Harga gandum internasional akan Naik

Larangan export ini akan berpengaruh harga gandum di pasar internasional sudah naik 58,8 % pada sebuah tahun akhir. Dampak pada inflasi pangan akan tekan daya membeli warga.

Misalnya tepung terigu, mie instant benar-benar perlu gandum, dan Indonesia tidak dapat produksi gandum.

Banyak industri makanan minuman kecil akan peras otak untuk tetap bertahan ditengah-tengah naiknya ongkos produksi.

Kedua, larangan ekspor gandum yang belum diketahui sampai kapan waktunya membuat kekurangan suplai jadi ancaman serius.

Perang Ukraina-Rusia telah membuat stok gandum turun berarti, pasti berpengaruh pada kesinambungan usaha butuh gandum.

Selain berita Indonesia Bisa Terkena Imbas Larangan Ekspor Gandum India, baca juga: https://sulawesitoday.com/pangan-kadaluarsa-banyak-ditemukan-di-manokwari-hingga-rejang-lebong/

Indonesia Bisa Terkena Imbas Larangan Ekspor Gandum India

Empat imbas larangan ekspor

Dia menerangkan ada empat imbas dari larangan ekspor.

Pertama, harga gandum di pasar internasional sudah naik 58,8% pada akhir tahun. Dampak pada inflasi pangan akan tekan daya beli warga.

“Misalnya, tepung terigu, mie instant benar-benar perlu gandum, dan Indonesia tidak dapat produksi gandum,” jelas Bhima.

Imbas kedua, larangan ekspor gandum belum dijumpai sampai kapan saatnya membuat kekurangan suplai jadi intimidasi berbahaya.

Ketiga, pebisnis harus selekasnya cari sumber selain gandum dan ini semestinya jadi peluang untuk alternatif bahan baku selainnya gandum seperti tepung jagung, singkong, sampai sorgum banyak diketemukan di Indonesia.

“Keempat, beberapa pakan ternak memakai kombinasi gandum, saat harga gandum naik dapat akibatkan harga daging dan telur naik,” sambungnya.

Pebisnis di bidang makanan minuman dan pelaku usaha ternak perlu bekerjasama cari jalan keluar bersama dengan Pemerintah.

“Saat ini harus dihitung berapakah stok gandum ditanah air dan berapakah solusi negara produksi gandum yang siap menyuplai dalam kurun waktu dekat. Bukan mustahil, Pemerintahan Indonesia bersama negara lain lakukan tuntutan ke India ke WTO karena peraturan unilateral India bikin rugi konsumen dan industri di Indonesia, ” tutupnya. (**)

Selain berita Indonesia Bisa Terkena Imbas Larangan Ekspor Gandum India, baca juga: https://sulawesitoday.com/kemenaker-terima-5148-aduan-tunjangan-hari-raya-idul-fitri/

 

tags: impor pangan indonesia,data impor pangan indonesia 2019,mengapa indonesia masih ketergantungan impor beberapa bahan pangan,mengapa indonesia masih mengimpor bahan pangan,neraca ekspor impor,indonesia ekspor beras,tujuan kebijakan impor,impor pertanian indonesia,data ekspor beras indonesia,data ekspor impor beras indonesia 10 tahun terakhir,ekspor pangan indonesia,impor pangan indonesia,data impor pangan indonesia 2019,mengapa indonesia masih ketergantungan impor beberapa bahan pangan,mengapa indonesia masih mengimpor bahan pangan,neraca ekspor impor,indonesia ekspor beras,tujuan kebijakan impor,impor pertanian indonesia,data ekspor beras indonesia,data ekspor impor beras indonesia 10 tahun terakhir,ekspor pangan indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *