Sulawesitoday

portal berita terkini di sulawesi tengah, poso, palu, parigi moutong dan berita terbaru lainnya

Implementasi Kurikulum Merdeka, Disdikbud Dampingi Sekolah

waktu baca 2 menit
Implementasi Kurikulum Merdeka, Disdikbud Dampingi Sekolah

Implementasi kurikulum merdeka, sulawesitoday parigi moutong – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, dampingi sekolah implementasi kurikulum merdeka.

“Kurikulum merdeka mendampingi sekolah dalam pembelajaran tahun ajaran baru 2022-2023,” ungkap Sekdis Disdikbud Parigi Moutong, Sunarti Masanang, saat ditemui Rabu 13 Juli 2022.

Dalam penggunaan implementasi kurikulum merdeka di sekolah, tentunya dimulai dari kelas awal untuk SMP kelas 7. Dan SD kelas rendah yakni kelas 1,2 dan 3 menjadi sasaran untuk penerapan kurikulum baru.

Baca juga: Gubernur Sahuti Usulan Hibah Lahan Rumah Sakit Umum Poso

Tercatat, baru ada 17 sekolah melakukan pendaftaran kurikulum merdeka mulai dari PAUD, SD dan SMP.

“Kelas 8 dan 9 tetap memakai kurikulum K13 sampai selesai,” sebutnya.

Kelas awal yang menggunakan kurikulum merdeka kata dia, diterapkan hingga selesai di SMP begitu pun sebaliknya ditingkatkan SD.

Ia mengaku, beberapa sekolah saat ini sebatas mendaftar untuk memakai kurikulum merdeka.

Baca juga: Aturan Terbaru Kemendagri Permudah Urus Dokumen Kependudukan

“Beberapa sekolah belum melakukan aktivasi serta login Rapor mutu. Alasannya, karena belum memahami penerapan kurikulum itu,” ucapnya.

Untuk lebih mengetahui implementasi kurikulum merdeka ditingkat sekolah baik SMP dan SD, Disdikbud Parigi Moutong bekerjasama dengan Balai Guru Penggerak (BGP), melakukan pendampingan bagi sekolah telah mendaftar kurikulum merdeka.

Baca juga: Polda Kejar Pemodal Tambang Ilegal di Buol dan Tolitoli

“Kami telah menyusun jadwal, dari tingkatan PAUD akan untuk SD dan SMP sudah di bagi dalam lima zona dari Kecamatan Sausu sampai Kecamatan Moutong,” jelasnya.

Kata dia, saat pendampingan pihak BGP sekolah akan diajarkan untuk masuk dalam sistem Kurikulum Merdeka, dan pendampingan ini juga akan dilakukan sampai pada implementasi di sekolah itu sendiri.

“Balai Guru Penggerak dampingi proses pembelajaran dilakukan guru di kelas dan kepada siswa,” pungkasnya. (**)

Baca juga:  Disdikbud Parigi Moutong Siap Terapkan Kurikulum Merdeka Belajar

Leave a Reply

Your email address will not be published.