Sulawesitoday

portal berita terkini di sulawesi tengah, poso, palu, parigi moutong dan berita terbaru lainnya

Hindari Kebiasaan Menahan Buang Air Kecil

waktu baca 2 menit

Hindari Menahan Buang Air Kecil, ragam sulawesitoday Kebiasaan menahan Buang Air Kecil (BAK), rupanya dapat meingkatkan jumlah bakteri di kandungan kemih, hingga tingkatkan munculnya Infeksi Saluran Kemih (ISK).

Nah kebiasaan secara terus-terusan menahan BAK kata dr Devintha Tiza Ariani, SpU, Dokter Ahli Urologi di RS Pondok Indah – Puri Indah, dapat merusak organ kandungan kemih, ureter, dan ginjal. Sehingga terbentuknya batu aliran kemih.

Kemudian kata dr Devintha Tiza Ariani, mulai saat ini hindari kebiasaan menahan BAK, terlebih Wanita. Sebab, Wanita lebih beresiko alami ISK, karena wanita mempunyai aliran kemih urethra lebih pendek dibanding Pria.

Untuk mengetahui tanda ada permasalahan aliran kemih diantanya Kerap berkemih anyang-anyang. Lalu, tidak lampias saat berkemih, tidak nyaman diakhir berkemih dibarengi rasa ngilu pada pinggang atau perut sisi bawah, serta terjadinya peralihan warna air kemih.

Beberapa gejala itu dapat dikarenakan oleh non bakterial karena susunan dinding kandungan kemih seperti cystitis interstitial, atau juga bisa karena obstruksi aliran kemih seperti batu aliran kemih, striktur/persempitan uretra, radang panggul, atau keadaan metabolik akut pemicu yang lain.

dr Devintha Tiza Ariani hanya dapat menganjurkan untuk Penyembuhan dengan konsumsi parasetamol bisa membantu meredakan rasa ngilu, antipiretik penurun demam dan anti inflamasi. Tetapi, jika tanda-tanda berulang-ulang karena itu dibutuhkan pengecekan lanjut untuk penilaian dan therapy sesuai pemicunya.

Bukan hanya itu, agar keluh kesah tidak berulang-ulang karena itu yakinkan kecukupan konsumsi cairan seperti air putih dan jus sesuai berat tubuh, tambahkan konsumsi buah dan sayur, menjaga kebersihan organ genitalia eksternal dari lembab, dan untuk saat ini hindari merendam saat mandi.

Sementara itu, dr Akbari Wahyudi Kusumah, SpU, yang juga dokter urologi dari RS Mayapada menyarankan lebih tegas, stop untuk Menahan BAK. Karena kondisi itu tidak baik bagi tubuh, tetapi terkadang hal itu tidak dapat terhindari.

Meski dalam menahan BAK itu tidak baik, ada batasan optimal menahan BAK di saat atau waktu – waktu darurat. Paling minimal menahan BAK 30 menit, dan maksimalnya sampai 1 jam. Tetapi harus diingat, menahan BAK tidak boleh dilakukan secara masif atau sering setiap hari. (WS)

Selain artikel Hindari Kebiasaan Menahan Buang Air Kecil, baca juga:Pengidap Hipertensi Hindari Enam Makanan Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *