Sulawesitoday

portal berita terkini di sulawesi tengah, poso, palu, parigi moutong dan berita terbaru lainnya

Gubernur NTT Minta Pengungsi Gempa untuk Kembali ke Rumah

waktu baca 2 menit
Foto: Pengungsi gempa NTT. Gubernur NTT Minta Pengungsi Gempa untuk Kembali ke Rumah.

NTT, sulawesitoday — Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat meminta pengungsi gempa segera kembali ke rumah masing-masing pasca Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) mencabut peringatan tsunami.

“Gempa sudah tidak lagi berpotensi tsunami,” ungkap Laiskodat, di NTT, Selasa 14 Desember 2021.

Ia berharap warga tetap tenang. Apabila kembali ke rumah agar memastikan bangunan rumah dihuni itu aman.

Sekain berita Gubernur NTT Minta Pengungsi Gempa untuk Kembali ke Rumah, Baca juga: Ratusan Peserta Ikut Seleksi CPNS Hari Pertama Kanwil Kemenkumham Sulteng

Pengecekan kembali kondisi rumah agar bisa meminimalkan terjadinya korban jiwa apabila ada potensi gempa bumi susulan.

“Apabila terjadi gempa bumi susulan, warga diminta mengungsi ke titik-titik kumpul,” sebutnya.

Ia mengatakan, meskipun BMKG telah merilis potensi tsunami berakhir, warga di Pulau Flores, Lembata dan Sumba selalu tingkatkan kewaspadaan.

Baca juga: BPOM Sulteng: Hindari Jual Produk Kadaluarsa

Baca juga: Sekda: DWP Parimo Harus Menjadi Organisasi Profesional

BMKG sudah menyebut peringatan dini tsunami di wilayah Maluku, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara telah berakhir.

Usai gempa dengan kekuatan magnitudo 7,4 mengguncang barat laut Larantuka-NTT, Selasa 14 Desember 2021, peringatan dini pun keluar.

Baca juga: Disdikbud Poso Dorong Siswa Ikut Vaksin Covid19

Baca juga: Sistem Peringatan Dini Berfungsi untuk Apa, Simak Penjelasannya

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyebut BMKG mendeteksi tidak terjadi lagi kenaikan muka air laut hingga sekitar lebih dari dua jam pasca kejadian gempa bumi.

“Peringatan dini tsunami dinyatakan usai,” ujarnya saat konferensi virtual BMKG, Selasa 14 Desember 2021.

Baca juga: Suku Cadang Minim, Dua Pabrik Toyota di Jepang Hentikan Produksi

Baca juga: Shin Tae-Yong Minta Pemain Timnas Indonesia Perbaiki Diri

Ia melanjutkan, BMKG meminta pemerintah daerah menyampaikan kepada warga terkait peringatan dini tsunami sudah berakhir.

Hingga saat ini belum ada laporan tentang kerusakan maupun korban jiwa akibat terjadinya gempa bumi magnitudo 7,4 di Pulau Flores dan Sumba. (**)

Baca juga: Dikritik Waketum MUI, Jokowi Batal Baca Pidato Sambutan

Baca juga: KONI Parimo Minta PELTI Perbanyak Bibit Atlet Tenis Lapangan

Leave a Reply

Your email address will not be published.