Gempa Banggai-Poso, Balantak 4,8 Mag dan Taripa 4,2 Mag

waktu baca 2 menit
Ilustrasi Gempa Banggai-Poso, Balantak 4,8 Mag dan Taripa 4,2 Mag

Berita gempa Sulteng, sulawesitoday – BMKG melaporkan Gempa Banggai-Poso terjadi hari ini, Senin, 22 Agustus 2022.

Dua wilayah di Sulwesi Tengah, Balantak di Kabupaten Banggai dan Taripa di Kabupaten Poso dilaporkan diguncang tektonik.

Di Balantak Banggai, gempa tektonik terjadi pada Senin, 22 Agustus 2022 pukul 19.09 WITA.

Sedangkan di Taripa Poso terjadi pada Senin, 22 Agustus 2022 pukul 20.08 WITA.

BMKG melaporkan, Gempa Banggai-Poso ini tidak berpotensi tsunami.

BACA JUGA: Bali Diguncang Gempa 5,8 Magnitudo, Ini Penjelasan BMKG

Kepala Stasiun Geofisika Palu, Sujabar mengatakan, hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi di Balantak Banggai berada pada koordinat 0.49 LS – 123.39 BT.

Atau tepatnya berlokasi di Teluk Tomini, 44 km arah utara Balantak (Kab. Banggai), Propinsi Sulawesi Tengah pada kedalaman 5 km.

Mengingat letak episentrum dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi merupakan gempa permukaan alias dangkal akibat aktivitas sesar lokal.

Baca Juga: Menang di MotoGP Austria, Bagnaia Akui Beruntung

Berdasarkan laporan masyarakat, gempabumi ini dirasakan II-III MMI di Balantak (Kab. Banggai) (Getaran dirasakan nyata dalam rumah.

Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu); II MMI di Luwuk dan Pagimana (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

“Hingga hari Senin, 22 Agustus 2022 pukul 19:19 WITA, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan atau aftershock,” jelas Sujabar.

BACA JUGA: Tanggul Sungai Kembali Jebol, Desa Torue Banjir Lagi

BACA JUGA: 40 Bilik Huntara Korban Banjir Torue Segera Dibangun

Sedangkan kata Sujabar, untuk gempat di Taripa Poso terletak pada koordinat 1.85 LS – 120.88 BT atau tepatnya berlokasi di darat, 8 km arah timurlaut Taripa (Kab. Poso), Propinsi Sulawesi Tengah pada kedalaman 5 km.

Mengingat letak episentrum dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi merupakan gempa permukaan akibat aktivitas sesar lokal.

“Berdasarkan laporan masyarakat, gempabumi ini dirasakan II-III MMI di Tomata. Di mana getaran dirasakan di rumah. Terasa getaran seakan-akan terdapat truk berlalu,” ujarnya.

Rekomendasi:
Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Untuk menjauhi bangunan retak atau rusak akibat gempa.

Periksa dan pastikan bahwa bangunan tempat Anda tinggal cukup tahan gempa, atau tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan stabilitas bangunan sebelum kembali ke rumah.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (https://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published.