Fransesco Bagnaia Berpeluang Rebut Rekor Lorenzo di Aragon

waktu baca 3 menit
Fransesco Bagnaia Berpeluang Rebut Rekor Lorenzo di Aragon Foto/Istimewa

Berita Olahraga, sulawesitoday sports – Fransesco Bagnaia berpeluang rebut rekor Jorge Lorenzo di GP Aragon. Bagnaia telah merebut kemenangan keempat secara beruntun di MotoGP San Marino.

Pencapaian podium terpenting di sirkuit Misano dua minggu lalu adalah kemenangan kelas utama kesepuluh Bagnaia, atau keempat berturut-turut setelah sukses di Assen (Belanda), Silverstone (Inggris) dan Red Bull Ring (Austria).

Ini pertama kalinya pembalap Ducati meraih empat kemenangan berturut-turut. Skor tersebut juga menempatkan Bagnaia di antara nama-nama terbesar dalam sejarah balap roda dua.

Sejak awal era MotoGP, kejuaraan dunia sepeda motor kelas tertinggi dengan mesin 4-tak di atas 900cc, pada tahun 2002, hanya tiga pembalap (sebelum Bagnaia) yang bisa memenangkan setidaknya empat Grand Prix atau lebih berturut-turut.

Pembalap pertama yang melakukannya juga dari Italia, Valentino Rossi. Mentor Bagnaia itu mencetak tujuh kemenangan beruntun di musim perdana era MotoGP saat ia menjadi yang tercepat di Spanyol, Prancis, Italia, Catalonia, Belanda, Inggris, dan Jerman.

Dua pembalap rekor lainnya berasal dari Spanyol, yakni Marc Marquez dan Jorge Lorenzo. Marquez bahkan telah melakukannya 10 kali berturut-turut pada tahun 2014: Qatar, Amerika Serikat, Argentina, Spanyol, Prancis, Italia, Catalonia, Belanda, Jerman, dan Indianapolis.

Sementara itu, kemenangan beruntun Lorenzo terbanyak sama dengan Bagnaia, empat. Lorenzo mencetak gol di MotoGP 2015 di Spanyol, Prancis, Italia, dan Catalonia.

Tiga pembalap yang meraih empat kemenangan beruntun atau lebih di posisi teratas memiliki satu kesamaan, yaitu mereka berdua menyelesaikan musim dengan gelar Kejuaraan Dunia MotoGP.

Dari tiga nama sebelumnya, hanya Lorenzo yang tidak mampu meraih gelar juara dunia di kategori terendah (Moto3 atau 125cc). Secara total, Rossi (9), Márquez (8) dan Lorenzo (5) telah mengumpulkan 22 gelar juara dunia motor, termasuk 16 MotoGP.

Menjelang GP Aragon MotoGP akhir pekan ini 16-18 September 2022, Francesco Bagnaia sudah mengantongi empat kemenangan beruntun di kelas premier. Melihat performanya yang menanjak belakangan ini, bukan tidak mungkin ia akan mencoba untuk rebut rekor Lorenzo. selama balapan di Sirkuit MotorLand Aragon pada hari Minggu setelahnya.

Selain membangun teknik dan kepercayaan diri, Bagnaia juga mengendarai salah satu motor paling kompetitif, bisa dibilang yang terbaik, di grid MotoGP saat ini. Jadi jangan merasa sedih jika Juara Dunia Moto2 2018 ini banyak diunggulkan untuk memenangkan balapan GP Aragon.

Baca: Sponsor RNF Racing WithU Mundur dari MotoGP

Dalam empat balapan MotoGP terakhir, yang semuanya dimenangkannya, Bagnaia telah memperkecil jarak dengan pemimpin klasemen Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP) menjadi 61 poin.

Sekarang, di depan GP Aragon, Francesco Bagnaia memiliki 180 poin dan berada di urutan kedua secara keseluruhan, 30 poin di belakang Quartararo, juara dunia bertahan.
Setelah GP San Marino, Bagnaia berhasil menyingkirkan Aleix Espargaro (Aprilia Racing) dari posisi kedua secara keseluruhan.

Gol Bagnaia berikutnya di Aragon sudah jelas, untuk meraih kemenangan kelima atau ketujuh berturut-turut musim ini dan menjadi pembalap pertama sejak Marc Marquez (2018, 2019) yang mampu memenangkan dua GP berturut-turut di Aragon. (*/Ikh)

Baca: Tersisa Enam Race, Fabio Quartararo Akui Sirkuit Aragon Tersulit

Leave a Reply

Your email address will not be published.