Sulawesitoday

portal berita terkini di sulawesi tengah, poso, palu, parigi moutong dan berita terbaru lainnya

Meta Targetkan Tambah Fitur Berbayar untuk Facebook dan Instagram

waktu baca 2 menit
Meta Targetkan Tambah Fitur Berbayar untuk Facebook dan Instagram

Fitur Berbayar Facebook Instagram, tekno sulawesitoday – Meta sedang mempersiapkan organisasi produk untuk mengenali dan membuat peluang fitur berbayar untuk Facebook, Instagram, dan WhatsApp. Divisi baru ini sebagai inovasi serius pertama Meta dalam membuat fitur berbayar di semua program sosial.

Itu dipersiapkan sesudah usaha iklan Meta benar-benar dirugikan oleh peralihan pelacakan iklan Apple di iOS dan kemerosotan dalam berbelanja iklan digital. Group yang dinamakan New Monetization Experiences akan dipegang oleh Pratiti Raychoudhury yang awalnya ialah kepala riset Meta.

Dalam sebuah interview dengan The Verge, VP monetisasi Meta yang mengawasi group, John Hegeman, menjelaskan perusahaan masih memiliki komitmen untuk meningkatkan usaha iklannya dan tidak merencanakan untuk biarkan orang bayar untuk mematikan iklan di aplikasinya.

“Saya berpikir kami memang menyaksikan kesempatan untuk membuat tipe produk, fitur, dan pengalaman baru yang beberapa orang akan siap bayar dan semangat untuk melunasinya,” kata Hegeman. Ia menampik untuk menguraikan fitur berbayar yang dijadwalkan.

Selain berita Fitur Berbayar Facebook Instagram, baca juga: Efek Instagram Terbaru dan Trending

Penghasilan Meta nyaris semuanya datang dari iklan. Walau telah mempunyai beberapa fitur berbayar di semua aplikasinya, raksasa sosial media itu belum menjadikan sebagai fokus sampai sekarang ini. Dalam periode panjang, Meta menyaksikan fitur berbayar jadi sisi yang lebih memiliki arti dari usahanya.

Dikutip The Verge, Kamis 1 September 2022, administrator group Facebook dapat kenakan ongkos untuk akses ke content terbatas dan bintang virtual bisa diperoleh untuk dikirimkan ke content inisiator. WhatsApp meminta usaha tertentu untuk kekuatan mengirimi pesan ke konsumen setia mereka dan Instagram belakangan ini umumkan content inisiator dapat mulai membebankan ongkos abonemen untuk akses ke content terbatas.

Pada Juni, CEO Mark Zuckerberg menjelaskan perusahaan tidak menggunting transaksi bisnis dari fitur berbayar dan berlangganan sampai 2024. Meta tidak sendirian dalam menggerakkan semakin banyak fitur berbayar.

TikTok mulai mengetes berlangganan berbayar untuk content inisiator di awal tahun ini, Twitter sudah bayar Super Follows, dan Discord mendapatkan uang dari berlangganan Nitro-nya. Disamping itu, tahun ini Telegram dan Snapchat menambah jenjang berbayar yang buka fitur tambahan. (rf)

Selain berita Fitur Berbayar Facebook Instagram, baca juga: Sekda: DWP Parimo Harus Menjadi Organisasi Profesional

Leave a Reply

Your email address will not be published.