Sulawesitoday

portal berita terkini di sulawesi tengah, poso, palu, parigi moutong dan berita terbaru lainnya

JPU Meminta Hakim Abaikan Eksepsi Terdakwa Kasus Migor

waktu baca 2 menit
JPU Meminta Hakim Abaikan Eksepsi Terdakwa Kasus Migor

Eksepsi terdakwa kasus Migor, berita kriminal – Jaksa Penuntut Umum (JPU) minta majelis hakim mengabaikan eksepsi yang disodorkan beberapa terdakwa kasus dugaan korupsi pemberian ijin ekspor crude palm oil (CPO) atau minyak mentah.

Kasus itu menangkap eks tim asistensi Menko Bidang Ekonomi, Weibinanto Halimdjati alias Lin Che Wei dan empat terdakwa lain.

Jaksa Rachdityo Pandu memperjelas, surat tuduhan jelas sudah dan terang sampaikan kerugian negara dan kerugian ekonomi negara. Selanjutnya menurut dia, surat tuduhan jelas sudah penuhi elemen dalam tuduhan primer dan subsider.

“Olehnya itu kami berasumsi seluruh argumen penasihat hukum terdakwa harus dikesampingkan dan tidak bisa diterima. Materi keberatan penasihat hukum akan diulas di kasus dasar karena bukan sisi dari nota keberatan,” ucapnya di persidangan PN Tipikor Jakarta Pusat, Kamis 8 September 2022.

Selain informasi Eksepsi terdakwa kasus Migor, baca juga: Kasus Suap dan Gratifikasi, Walikota Ambon Ditahan KPK

JPU yakini surat tuduhan telah disusun teliti seperti yang didakwakan seperti diatur dalam KUHAP. Beberapa terdakwa, lanjut JPU, dipercaya telah terima dan pahami surat tuduhan yang diperuntukkan ke mereka. “Jadi telah penuhi persyaratan formal seperti KUHAP,” tutur Pandu.

Disamping itu, JPU menyentuh Pasal 18 ayat (1) huruf b UU Tipikor masalah pembayaran uang alternatif dari tindak pidana korupsi. JPU akan membahas masalah hal itu dalam pembuktian pada beberapa sidang selanjutnya.

“Pencatuman Pasal 18 UU Tipikor menjadi pidana tambahan bisa atau tidak bisa (ditunjukkan) berdasar dasar pengecekan. Perampasan barang berbentuk yang didapat dari korupsi,” kata Pandu.

Dijumpai, JPU menangkap eks Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Indra Sari Wisnu Wardhana, eks tim asistensi Menko Bidang Ekonomi Weibinanto Halimdjati alias Lin Che Wei, Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia Master Parulian Tumanggor, Senior Manajer Corporate Affair PT Victorindo Alam Lestari Stanley Ma, dan General Manajer Sisi General Affair PT Musim Mas Pierre Togar Sitanggang dalam kasus ini. Mereka disangka memperkaya beberapa perusahaan sampai bikin rugi negara Rp 18,3 triliun.

Selain informasi Eksepsi terdakwa kasus Migor, baca juga: Pejabat Korupsi Masjid Sriwijaya Divonis Penjara 7-8 Tahun

Leave a Reply

Your email address will not be published.