Dua Sekolah di Desa Torue Dibuatkan Tanggul Sementara

waktu baca 2 menit
Dua Sekolah di Desa Torue Dibuatkan Tanggul Sementara

Berita Parigi Moutong, sulawesitoday – Dua sekolah di Desa Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, SDN dan SMPN Torue dibuatkan tanggul sementara guna mencegah banjir berulang di desa tersebut.

“Tergantung kondisi cuaca yang tidak menentu saat ini, ada saran dari tim Tagana Parigi Moutong, untuk mengantisipasi lumpur tidak lagi masuk ke dalam kelas, dua sekolah diDesa Torue dibuatkan tanggul sementara dari karung-karung berisikan pasir dan batu,” ungkap Kabid Manajemen SD, Ibrahim saat ditemui, Senin 15 Agustus 2022.

Ia mengatakan, tujuan pembuatan tanggul dengan karung berisi pasir dan batu adalah untuk mencegah masuknya air dan lumpur ke ruang kelas dan halaman sekolah.

Pihaknya, selain membangun tanggul dari karung, juga akan membangun pagar sebagai penahan sementara tanggul, agar saluran air tidak terlalu besar sehingga masuk ke kawasan sekolah yang terkena banjir.

Menurut dia, baru tiga ruang kelas yang dibersihkan dan masih ada lagi ruang kelas yang akan dibersihkan, sehingga proses belajar mengajar siswa bisa dilanjutkan.

Baca: Relawan Bantu Bersihkan Rumah Warga Korban Banjir Torue

“Jadi kedua sekolah yang bersangkutan ditutup sementara lagi, menunggu situasi kembali normal seperti biasa,” jelasnya.

Ketika ditanyakan apakah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah melakukan upaya untuk menyelenggarakan kelas darurat. Menurutnya, hal ini akan menjadi pertimbangan ke depan agar proses pembelajaran tetap berjalan.

“Nanti kita bahas, tapi lihat dulu kondisi saat ini,” pungkasnya. (*/Ikh)

Baca: Ditlantas Polda Sulteng Terapkan Pelat Putih Pertengahan Agustus

Leave a Reply

Your email address will not be published.