Dominique Aegerter Akui Kewalahan Jajal Suzuki GSX-RR

waktu baca 2 menit
Dominique Aegerter Akui Kewalahan Jajal Suzuki GSX-RR Foto/Istimewa

Berita Olahrga, sulawesitoday sports – Dominique Aegerter, juara dunia MotoE 2022, akui kewalahan jajal motor MotoGP Suzuki GSX-RR dalam tes di Misano pekan lalu.

Sebagai hadiah untuk memenangkan gelar balap motor listrik, Suzuki Motor Corporation memberi Aegerter kesempatan untuk menguji coba GSX-RR di tes Misano awal pekan ini.

Untuk memfasilitasi penyesuaian dari MotoE ke MotoGP, Aeger bergabung dengan kru Joan Mir, yang masih bersama pembalap Spanyol itu saat ia fokus untuk memulihkan diri dari patah pergelangan kaki kanan.

Aegerter tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya saat dia mengendarai Suzuki untuk pertama kalinya. Dia bahkan berteriak keras di helm. Namun, setelah itu, pilot langsung memperhatikan karakteristik GSX-RR.

“Setiap putaran luar biasa. saya sangat menikmatinya Kekuatannya luar biasa dan mimpi telah menjadi kenyataan bagi saya,” pria bernama Domi, dikutip dari salah satu media sports.

“Yang terpenting bagi saya adalah performa, daya cengkeram ban… Pengukur ketinggian pengendaraan saat saya mulai menggunakannya!

“Pengereman cukup mudah bagi saya untuk dipahami karena saya seorang brakeman yang cukup keras sehingga saya bisa tetap hangat (rem karbon). Sangat kuat.”

Setelah melewati Curvone, atau tikungan ketiga, di Misano, Aegerter menunjukkan bahwa Suzuki memiliki grip dan tenaga yang besar. Sampai-sampai dia agak kewalahan jajal Suzuki GSX-RR untuk tetap berada di permukaan jalan.

Dan karena mesin mulai bergetar, yang disebabkan oleh grip dan tenaga, terkadang Aegerter kesulitan untuk menginjak gas.

“Yang tidak saya mengerti dengan cepat adalah Anda harus masuk ke kontrol traksi untuk membuat motor berbelok.

“Dia selalu memiliki terlalu banyak pegangan dan mendorong saya. Saya pikir saya keluar dari empat tikungan dengan 33 putaran, itu waktu putaran yang bagus.”

Aegerter tidak menyelesaikan tes Misano. Ia hanya berlaga di sesi awal dan mencatatkan lap terbaik 1 menit 33,907 detik atau 2,376 detik di belakang Aleix Espargaro.

Baca: Remy Gardner Bakal Pindah ke WSBK Tahun 2023

“Saya (2,3 (detik) lebih lambat) di pagi hari dan kemudian 2,6 (detik) di sore hari,” kata pria Swiss itu.

“Mereka sedikit lebih cepat di hari kedua. Anda dapat menghitung waktu ini. Tapi yang saya kendarai (jaraknya) adalah 2,3 detik.”

Setelah mengamankan gelar Kejuaraan Dunia MotoE 2022, Aegerter kini fokus pada gelar World Supersport (WSSP). Pembalap ini bergabung dengan Memperkuat tim skuad Ten KAte Racing dan saat ini memimpin klasemen keseluruhan dengan total 286 poin.

Saingan terdekatnya adalah mantan sesama pembalap Moto2, kini bersama Evan Bros WorldSSP Yamaha Team, Lorenzo Baldassarri. Italia tertinggal 19 poin. (*/Ikh)

Baca: Siap-siap, Tilang Elektronik di Palu Sudah Diberlakukan

Leave a Reply

Your email address will not be published.