Sulawesitoday

portal berita terkini di sulawesi tengah, poso, palu, parigi moutong dan berita terbaru lainnya

DKP Sulteng: Pabrik Es Jawab Kebutuhan Nelayan di Banggai

waktu baca 2 menit
Foto: Illustrasi pabrik es batu. DKP Sulteng: Pabrik Es Jawab Kebutuhan Nelayan di Banggai.

Berita sulawesi tengah, sulawesitoday — Nelayan dan warga yang beraktivitas di sektor perikanan tangkap di Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah (Sulteng), kini tak kesulitan lagi untuk memperoleh es balok.

Pemerintah Provinsi melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulawesi Tengah telah membangun pabrik es di Desa Gonggong, Kecamatan Banggai Tengah, Kabupaten Banggai Laut.

Kepala DKP Sulawesi Tengah Arif Latjuba mengatakan, pembangunan pabrik es kapasitas 10 ton per hari, berlokasi di Pelabuhan Perikanan Mato, Desa Gonggong, Kecamatan Banggai Tengah ini menjawab penantian panjang warga, khususnya nelayan di Banggai Laut dan Kabupaten Banggai Kepulauan.

Baca juga: KPI Resmi Berhentikan Pegawai Pelaku Pelecehan Seksual

Pembangunan pabrik es kapasitas 10 ton per hari atau 200 es balok ukuran 50 kilogram itu yang direncanakan sejak 2019, baru bisa terealisasi pada 2021, tepatnya selesai pada 13 Desember 2021.

Alokasi anggarannya bersumber dari dana insentif daerah (DID) APBD tahun anggaran 2021 dengan pagu anggaran Rp 3 miliar dan HPS Rp 2.999.979.541.

“Pembangunan pabrik es di Banggai Laut telah direncanakan sejak tahun 2019 dan 2020. Pada 2019 tidak jadi dilaksanakan karena gagal lelang. Selanjutnya, 2020 gagal lagi karena pemotongan anggaran atau refocusing,” kata Kepala DKP Sulteng Arif Latjuba dihubungi, Selasa 21 Desember 2021.

Ia menegaskan, dengan terbangunnya pabrik es di Pelabuhan Perikanan Mato, merupakan pabrik es ke-7 yang telah dibangun DKP Sulteng.

Pabrik-pabrik es balok tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi mendorong peningkatan produksi perikanan dengan terus mengupayakan pemenuhan kebutuhan komponen produksi dan sarana pendukung operasional lainnya.

“Membangun pabrik es yang memproduksi es balok, sebagai kebutuhan vital bagi nelayan dalam menjaga kualitas hasil tangkapan,” katanya.

Ketersediaan es balok kata Arif, menjadi salah satu komponen penting dalam sistim logistik hasil dan produk kelautan dan perikanan.

“Melalui pembangunan pabrik es diharapkan dapat berkontribusi pada kualitas produk dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Saat ini tambah Arif, pabrik es di Pelabuhan Mato ini sudah berada pada tahap running test dengan hasil yang memuaskan. “Produksi perdana kami bagikan gratis ke nelayan Banggai Laut,” tutupnya. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published.