Sulawesitoday

portal berita terkini di sulawesi tengah, poso, palu, parigi moutong dan berita terbaru lainnya

Dinkes Parigi Moutong: Posyandu Dekatkan Promotif Preventif kepada Masyarakat

waktu baca 6 menit
Dinkes: Posyandu Dekatkan Promotif Preventif kepada Masyarakat

Berita parigi moutong, sulawesitoday – Dinas Kesehatan (Dinkes) Parigi Moutong, sebut keberadaan Posyandu dekatkan promotif preventif kepada masyarakat.

“Keberadaannya sangat dibutuhkan. Utamanya untuk upaya peningkatan status gizi masyarakat serta upaya kesehatan ibu dan anak,” ungkap Kepala Dinkes Parigi Moutong, Ellen Ludia Nelwan, saat buka kegiatan Penguatan Percepatan Pembentukan dan Pengaktifan Pokjanal tahun 2022, bertempat di Hotel Ludya Kampal Parigi, Kamis 12 Mei 2022.

Kegiatan itu merupakan kerjasama Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong.

Menurut dia, peranan dan support Pemerintahan Ke Posyandu lewat Puskesmas penting untuk memberikan fasilitas penerapan beragam aktivitas kesehatan di Posyandu.

Tetapi, tentu saja hal tersebut perlu dikuatkan karena ada keterkaitan lintasi sektor sesuai Ketentuan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 54 tahun 2007 mengenai Dasar Pemebentukan Kelompok Kerja Operasional Pemandu Posyandu, dan Permendagri nomor 19 tahun 2011 mengenai Pengintegrasian Pelayanan Sosial Dasar Posyandu.

Lewat kesempatan itu, dia menghargai dan mengucapkanakan terima kasih ke Dinas Kesehatan Propinsi Sulawesi tengah yang memercayakan Kabupaten Parigi Moutong sebagai tempat kegiatan.

“Saya individu dan tim Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong benar-benar mengucapkan terima kasih ke Kadis Kesehatan Propinsi Sulawesi tengah yang sudah pilih Parigi Moutong sebagai tempat kegiatan, dan mau menggerakan kembali Pokjanal,” ucapnya.

Lanjut Elen, aktivitas ini penting dilaksanakan, ingat nyaris tiga tahun dituntut harus dapat hidup bersama Covid19.

Kata Elen banyak aktivitas Posyandu yang telah dilaksanakan dan meskipun berasa optimal tapi akan lebih bagus kembali jika aktivitas Posyandu kembali seperti dulu, ada tatap muka riil, teratur dan terarah secara baik dan mengikutsertakan semua elemen.

Diketahui, Pengertian Posyandu ialah tempat perawatan kesehatan yang sudah dilakukan dari, oleh dan untuk warga yang dipandu petugas berkaitan.

Posyandu ialah pusat aktivitas warga dalam usaha servis kesehatan dan keluarga merencanakan.

Tujuan Posyandu

Tujuan posyandu diantaranya:

Turunkan angka kematian bayi (AKB), angka kematian ibu (ibu hamil), melahirkan dan nifas.

Membudayakan NKBS

Tingkatkan ikut serta warga untuk meningkatkan aktivitas kesehatan dan KB dan aktivitas yang lain yang mendukung untuk terwujudnya warga sehat sejahtera.

Berperan sebagai sarana pergerakan reproduksi keluarga sejahtera, pergerakan ketahanan keluarga dan pergerakan ekonomi keluarga sejahtera.

Aktivitas Dasar Posyandu yakni meliputi KIA, KB, Imunisasi, Nutrisi, Pengendalian diare.

Selain berita Dinkes Parigi Moutong: Posyandu Dekatkan Promotif Preventif kepada Masyarakat, baca juga: Makan Banyak saat Lebaran, Nih Cara Menguruskan Badan Tanpa Diet

Dinkes: Posyandu Dekatkan Promotif Preventif kepada Masyarakat

Penerapan Pelayanan Posyandu

Di hari membuka posyandu dilaksanakan layanan warga dengan mekanisme lima meja yakni:

Meja I : Registrasi

Meja II : Penimbangan

Meja III : Pengisian KMS

Meja IV : Penyuluhan perseorangan berdasar KMS

Meja V : Servis kesehatan berbentuk:

Imunisasi

Pemberian vitamin A jumlah tinggi.

Pembagian pil KB atau kondom.

Penyembuhan ringan.

Diskusi KB.

Petugas pada meja I dan IV dikerjakan oleh kader PKK dan meja V sebagai meja layanan klinis.

Kesuksesan Posyandu

Kesuksesan posyandu tergambar lewat lingkup SKDN.

S : Semua balita di daerah kerja posyandu.

K : Semua balita yang mempunyai KMS.

D : Balita yang ditimbang.

N : Balita yang Berat Tubuhnya naik

Kesuksesan Posyandu berdasar:

D Æ Baik/ minimnya ikut serta warga.

N Æ Sukses tidaknya program posyandu.

Aktivitas Posyandu

  1. Tipe Servis Minimum Ke Anak

Penimbangan untuk mengawasi perkembangan anak, perhatian harus diberi khusus pada anak yang sejauh ini 3x tidak lakukan penimbangan, perkembangannya kurang cukup baik sama sesuai umurnya dan anak yang perkembangannya ada di bawah garis merah KMS.

Pemberian makanan pengiring ASI dan Vitamin A.

Pemberian PMT untuk anak yang kurang cukup perkembangannya (kurang dari 200 g/ bulan) dan anak yang berat tubuhnya ada di bawah garis merah KMS.

Mengawasi atau lakukan layanan imunisasi dan pertanda lumpuh layu.

Mengawasi peristiwa ISPA dan diare, dan lakukan referensi jika memang perlu.

  1. Servis Tambahan yang Diberi

Servis bumil dan menyusui.

Program Peningkatan Anak Awal Umur (PADU) yang diintegenerasikan dengan program Bina Keluarga Balita (BKB) dan barisan bermain yang lain.

Program dana sehat atau JPKM dan semacamnya, seperti tabulin, tabunus dan lain-lain.

Program penerangan dan penyakit epidemis di tempat.

Pengadaan air bersih dan penyehatan lingkungan permukiman.

Usaha Kesehatan Gigi Warga Dusun (UKGMD).

Program penganekaragaman pertanian tanaman pangan.

Program fasilitas air minum dan kloset keluarga (SAMIJAGA) dan pembaruan lingkungan permukiman.

pendayagunaan pelataran.

Aktivitas ekonomis produktif, seperti usaha taruh pinjam dan sebagainya.

Dan aktivitas yang lain misalnya: TPA, pengajian, taman bermain.

Faedah Posyandu

Posyandu memberi service kesehatan ibu dan anak, KB, imunisasi, nutrisi, pengendalian diare.

  1. Kesehatan ibu dan anak

Ibu: Perawatan kesehatan ibu di posyandu, Pengecekan kehamilandan nifas, Servis kenaikan nutrisi lewat pemberian vitamin dan pil menambah darah, Imunisasi TT untuk ibu hamil.

Pemberian Vitamin A: Pemberian vitanin A jumlah tinggi di bulan Februari dan Agustus. Akibatnya karena kekurangan vitamin A ialah berkurangnya ketahanan badan pada gempuran penyakit.

Penimbangan Balita: Penimbangan balita dilaksanakan setiap bulan di posyandu.

Penimbangan dengan teratur di posyandu untuk pengawasan perkembangan dan mengetahui sedini kemungkinan penyelewengan perkembangan balita. Dari penimbangan yang selanjutnya dicatat di KMS, dari data itu bisa dijumpai status perkembangan balita. Jika penyelenggaraan posyandu baik karena itu usaha untuk pemenuhan dasar perkembangan anak akan baik juga.

KMS ialah kartu untuk menulis dan mengawasi perkembangan balita dengan menyaksikan garis perkembangan berat tubuh anak dari bulan ke bulan pada KMS bisa dijumpai status perkembangan anaknya.

Selain berita Dinkes Parigi Moutong: Posyandu Dekatkan Promotif Preventif kepada Masyarakat, baca juga: Kota Palu Target Tekan Stunting hingga Empat Persen

Dinkes: Posyandu Dekatkan Promotif Preventif kepada Masyarakat

Persyaratan Berat Tubuh balita di KMS

Berat tubuh naik :

Berat tubuh semakin bertambah ikuti salah satunya pita warna, berat tubuh bertamabah ke pita warna diatasnya.

Berat tubuh tidak naik :

Berat tubuhya menyusut atau turun, berat tubuh masih tetap, berat tubuh semakin bertambah atau naik tetapi berpindah ke pita warna di bawahnya.

Berat tubuh di bawah garis merah

Sebagai awalnya pertanda balita nutrisi jelek Pemberian makanan tambahan atau PMT, PMT dikasih ke semua balita yang mengangsung ke posyandu.

  1. Keluarga Merencanakan

Servis Keluarga Merencanakan berbentuk servis kontrasepsi kondom, pil KB, dan suntik KB.

  1. Imunisasi

Di posyandu balita akan memperoleh service imunisasi.

Jenis imunisasi yang diberi di posyandu ialah

BCG untuk menahan penyakit TBC.

DPT untuk menahan penyakit difteri, pertusis (batuk rejan), tetanus.

Polio untuk menahan penyakit kelumpuhan.

Hepatitis B untuk menahan penyakit hepatitis B (penyakit kuning).

  1. Kenaikan Nutrisi

Karena ada posyandu yang target intinya bayi dan balita, benar-benar pas untuk tingkatkan nutrisi balita.

Kenaikan nutrisi balita di posyandu yang sudah dilakukan oleh kader berbentuk memberi penerangan mengenai ASI, status nutrisi balita, MPASI, Imunisasi, Vitamin A, stimulan tumbuh berkembang anak, diare pada balita.

  1. Pengendalian diare

Pengadaan oralit di posyandu. Lakukan referensi pada pasien diare yang memberikan pertanda bahaya di Puskesmas. Memberi penerangan penggulangan diare oleh kader posyandu. (**)

Selain berita Dinkes Parigi Moutong: Posyandu Dekatkan Promotif Preventif kepada Masyarakat, baca juga: Ini Langkah Dinkes Kota Palu Cegah Kasus Keracunan Pangan

 

tags: posyandu adalah,posyandu lansia,5 meja posyandu,posyandu balita,strata posyandu,kegiatan posyandu,pelayanan lansia,tugas posyandu,pengertian kader posyandu,pelayanan posyandu,materi penyuluhan posyandu balita,kegiatan posyandu lansia,posyandu lansia adalah,materi posyandu,posyandu mandiri,tugas kader,apa manfaat posyandu bagi masyarakat,5 meja posyandu balita,tujuan posyandu lansia,materi penyuluhan posyandu lansia,posyandu adalah,posyandu lansia,5 meja posyandu,posyandu balita,strata posyandu,kegiatan posyandu,pelayanan lansia,tugas posyandu,pengertian kader posyandu,pelayanan posyandu,materi penyuluhan posyandu balita,kegiatan posyandu lansia,posyandu lansia adalah,materi posyandu,posyandu mandiri,tugas kader,apa manfaat posyandu bagi masyarakat,5 meja posyandu balita,tujuan posyandu lansia,materi penyuluhan posyandu lansia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.