Sulawesitoday

portal berita terkini di sulawesi tengah, poso, palu, parigi moutong dan berita terbaru lainnya

Nama Staf KPU dan Bawaslu Parimo Dicatut Jadi Anggota Parpol

waktu baca 3 menit
Ilustrasi Parpol. Nama Staf KPU dan Bawaslu Parimo Dicatut Jadi Anggota Parpol. FOTO IST

Berita Politik Parigi Moutong, sulawesitoday – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, mengumumkan terungkap ada dua nama staf Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) yang Dicatut Jadi Anggota Parpol dalam Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).

“Awalnya, nama mereka masuk dalam salah satu Parpol diketahui setelah mereka mengecek aplikasi.” ungkap Dirwan Korompot, selaku Divisi Teknis Penyelenggara KPU Parimo kepada wartawan, Selasa 6 September 2022.

Namun demikian kata Dirwan, mereka sudah memberikan tanggapan melalui aplikasi. Sehingga, hari ini pihaknya lakukan klarifikasi terhadap yang bersangkutan.

Selain staf KPU kata dia, pihkanya juga telah menerima laporan terkait kasus serupa dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) setempat.

Nama staf Basawalu Parimo juga ternyata Dicatut Jadi Anggota Parpol.

BACA JUGA: Dapur Umum Pemkot Palu Layani Kebutuhan Logistik Korban Banjir

BACA JUGA: Ini Lima Cara Mengunci Folder File di Notebook dan PC

“Namun, terkait laporan itu kami juga belum mengatahui pasti di Porpol mana nama mereka dicatut,” ujarnya.

Sekaitan hal itu katanya, yang bersangkutan telah memberikan tanggapan. Sehingga, pihaknya membuka dinotifikasi memang nama staf Bawaslu ini masuk dalam Sipol pada salah satu Parpol tersebut.
Dirwan Korompot menjelaskan, terkait dengan hal tersebut, pihak bersangkutan akan memberikan klarifikasi.

“Karena, kami jadwalkan hari ini dilaksanakan klarifikasi untuk memastikan apakah namanya dicatut atau memang tidak pernah memberikan data ke Parpol.” jelasnya.

Sementara, Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Parimo, Mohammad Misbahuddin menjelaskan, untuk penghapusan nama, pihaknya tidak serta merta ketika yang bersangkutan melakukan klarifikasi, KPU Parimo langsung menghapus nama mereka.

“Jadi tidak serta merta ketika dia melakukan klarifilasi lalu kemudian kami KPU Parimo langsung menghapus nama itu, tetapi regulasi soal itu ada di KPU pusat,” ujar Misbahuddin.

Kemudian setelah ini kata dia, ada masa perbaikan, sehingga setiap tahap akan dilakukan perbaikan dokumen-dokumen hasil klarifikasi. Dia menjelaskan, untuk menjamin kepasatian informasi, publikasi tindaklanjut tanggapan masyarakat akan dibagi menjadi empat termin yaitu.

Termin pertama, 1 Agustus 2022 sampai dengan 14 September 2022.

Termin kedua pada 15 September 2022 sampai 12 Oktober 2022.

Termin ketiga, 15 Oktober sampai 9 November 2022, dan keempat 10 November sampai 7 Desember 2022, untuk pengecekan kembali terhadap nama yang terdaftar sebagai anggota Parpol melalui info Pemilu.

BACA JUGA: Fraksi Gerindra Minta Penjelasan Pelaksanaan HPS di Parigi Moutong

BACA JUGA: Inspektorat: Rp400 Juta APBDes Bambalemo Tidak Bisa Dipertanggungjawabkan

Koordinator Divisi (Kordiv) Penanganan Pelanggaran Bawaslu Parimo, Moh. Iskandar Mardani, S.sos, M.PA mengatakan, mengenai pencatutan nama staf, Bawaslu sudah mengirim tanggapan di KPU.

Petugas pun kata dia, sedang mengecek status pihak yang bersangkutan.

“Hari ini kami cek kembali, karena ada beberapa laporan nama itu, belum dikeluarkan dari Sipol. Namun, sudah mengisi format tanggapan yang memang includ dalam link info pemilu,” ujarnya.

Iskandar memastikan, bahwa kedua staf Bawaslu ini tidak pernah bergabung dalam Parpol tersebut.” Dan kenyataanya nama mereka memang dicatut,” ungkapnya.

Oleh karena itu, langakah advokasi secara kelembagaan memberikan tanggapan ke pihak KPU setempat,” Dan itu sudah disampaikan, tinggal menunggu bagaimana hasilnya,” ujarnya. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published.