Listrik Daya 450 VA Dihapus, Diganti Daya 900 VA

waktu baca 2 menit
Listrik Daya 450 VA Dihapus, Diganti Daya 900 VA

Berita sulawesitoday – Pemerintah dan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI sepakat dengan listrik Daya 450 VA Dihapus untuk rumah tangga.

Ketua Badan Anggaran DPR RI, Said Abdullah mengatakan, pasca dihapusnya listrik daya 450 VA itu, masyarakat miskin yang saat ini memiliki listrik 450 VA, akan ditingkatkan menjadi 900 VA.

Meski begitu kata dia, kelompok miskin ini tetap akan mendapat subsidi tarif listrik.

“Kita sudah sepakat dengan pemerintah untuk (menaikkan) dari 450 VA menjadi 900 VA dan dari 900 VA menjadi 1.200 VA,” jelas Said saat rapat dengan Kementerian Keuangan tentang RUU Keuangan Pemerintah Negara 2023, pada Senin 12 September 2022 tentang pemberian subsidi listrik rumah tangga.

Sementara, aturan bagi golongan yang memperoleh subsidi tarif listrik tersebut sudah tertuang dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No 29 Tahun 2016.

BACA JUGA: Pemkot Palu Pantau Jalur Pasok Bahan Pangan Kendalikan Inflasi

Di pasal 2 ayat 1 Permen itu tersebut menjelaskan bahwa subsidi atau konsesi tarif listrik untuk rumah tangga dilaksanakan melalui PLN dan diberikan kepada pelanggan dengan daya 450 VA dan 900 VA untuk masyarakat kurang mampu yang masuk dalam DTKS.

Menurut Said, dengan Daya 450 VA Dihapus tersebut, kebutuhan listrik akan meningkat. Itu juga bisa mengurangi kelebihan pasokan. Di sisi pelanggan, kelompok ini bisa lebih sejahtera karena menambah pasokan listrik.

“Misalnya saat sedang menggunakan mesin cuci tiba-tiba diminta berhenti, karena listrik tak bisa digunakan akibat listrik tak cukup,” ungkap Said.

BACA JUGA: Antisipasi Inflasi, Pemda Parigi Moutong Refocusing APBD-P Rp4,9 miliar

Di sisi lain, Said meminta PT PLN (Persero) untuk tidak membuat masyarakat membayar lebih untuk mengganti listrik.

“Dari 450 VA kami naikkan 900 VA, tidak perlu komisi. PLN ikut bermain dengan pita pengukur,” kata Said. (**)

Leave a Reply

Your email address will not be published.