Sulawesitoday

portal berita terkini di sulawesi tengah, poso, palu, parigi moutong dan berita terbaru lainnya

Cek Cara Ganti Rugi Kapal Tenggelam Saat Rekreasi

waktu baca 3 menit
Cek Cara Ganti Rugi Kapal Tenggelam Saat Rekreasi, (Foto: okzone)

Cara ganti rugi kapal tenggelam saat rekreasi, wisata sulawesitoday – Satu kapal disampaikan tenggelam di Perairan Batu Tiga Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Sabtu 21 Januari 2023.

Berdasar laporan, Senin 23 Januari 2023, pada peristiwa itu rupanya wisatawan semestinya tidak naiki kapal namanya KLM Tiana Liveboat yang tenggelam itu.

Karena, bukan kapal itu yang mereka pesan, tetapi kapal rekreasi yang lain bernama Nadia.

Lalu, bagaimana bila alami kapal tenggelam saat berekreasi? Apa yang harus jadi perhatian untuk ajukan klaim sekalian minta pertanggung jawaban dari biro perjalanan, berkaitan rugi yang muncul karena kejadian itu?

Wisatawan memiliki hak sampaikan ganti rugi

Menurut Ketua Umum Federasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) Pauline Suharno, penumpang yang kapal wisatanya tenggelam bisa ajukan ganti kerugian dan menuntut biro perjalanan berkaitan ke pengadilan.

Ditambah, jika fitur kapal yang diterima tidak sesuai yang dijajakan saat pembelian paket rekreasi.

“Berkaitan kapal tenggelam (saat berekreasi) ini, jika kapal itu rupanya tidak sesuai dengan spesifikasi yang dijajakan, itu bisa sekali meminta ganti kerugian,” kata Pauline, Senin 23 Januari 2023.

Tetapi, sebagai catatan, untuk besaran ganti kerugian bergantung pada keputusan pengadilan, dan sepanjang apa tanggung-jawab dari biro perjalanan yang berkaitan.

Ini karena tidak ada ketentuan tentu dalam kesepakatan kerja-sama yang berisi ketetapan besaran ganti kerugian.

Ditambahkan lagi, tidak seluruhnya biro perjalanan mempunyai tubuh hukum dan keanggotaan sah. Karena banyak juga biro perjalanan gadungan yang jual paket rekreasi, hingga kredibilitasnya belum terjaga.

“Balik lagi, jika pelancong ingin protes, akan sepanjang apa ditemui sama travel agent yang berkaitan. Akankah ditukar rugi atau hanya pengembalian ongkos perjalanan karena tidak ada kontrak PKS (kesepakatan kerja-sama) yang terang untuk ganti kerugian,” jelas Pauline.

Menuntut ganti kerugian jika tidak ada kesepakatan tercatat

Lalu, bagaimana menuntut ganti kerugian jika tidak ada kesepakatan semenjak awalnya pembelian paket kapal rekreasi?

Jika pelancong dan biro perjalanan tidak mempunyai kesepakatan semenjak awalnya pembelian paket kapal rekreasi, pelancong masih tetap bisa ajukan tuntutan saat kapal yang ditumpangi tenggelam.

“Jika tamunya tidak punyai PKS dan ingin tuntut-tuntutan, silahkan (sampaikan ganti kerugian saat tenggelam). Tetapi kembali lagi, keputusan di pengadilan,” katanya.

Karenanya, ikat Pauline, pelancong dapat mengikutkan bukti berbentuk text Whatsapp, photo, atau bukti tercatat yang lain seperti itinerary dan perincian sarana yang dijanjikannya, sebagai bukti tersemat.

“Karena itu warga saat beli paket itu harus terang, seperti kapal, kapal yang dipakai apa, kapal kayu kah, kapal phinisi, atau kapal boat, apa diterangkan dengan detail dalam penawaran,” tutur ia.

Jika rupanya fitur kapal yang tercatat tidak sesuai realita di atas lapangan, pelancong memiliki hak menampik untuk naik.

“Kembali lagi, saat ini ada tidak hitam di atas putih, spesifikasi kapalnya seperti apakah, sarana yang tercantum bagaimana . Maka harus dipertegas dari sejak awalnya. Jika tidak tepat dapat dikomplain, meminta uang balik atau kembalikan,” tandasnya. (rahma)

Selain artikel cara ganti rugi kapal tenggelam saat rekreasi, baca juga: Ini Lima Wisata Paling Populer di Gorontalo Diguncang Gempa M6,3

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *