BTNKT Gandeng Warga Togean Jaga Kebersihan Pantai

waktu baca 2 menit
BTNKT Gandeng Warga Togean Jaga Kebersihan Pantai Foto/Istimewa

BTNKT gandeng warga togean, berita sulawesi tengah, sulawesitoday – Balai Taman Nasional Kepulauan Togean (BTNKT) gandeng warga Togean, Kabupaten Tojo Una-una, Provinsi Sulawesi Tengah, agar selalu menjaga kebersihan di kawasan lindung guna kepentingan dan kelangsungan hidup.

“Taman nasional merupakan kawasan lindung yang perlu dijaga, salah satunya peran warga dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ucap Kepala BTNKT Bustang, saat dihubungi Palu, Rabu 5 Oktober 2022.

Ia menjelaskan, ajakan menjaga kebersihan lingkungan merupakan bagian dari tugas Balai Taman Nasional melalui sosialisasi dan edukasi kepada warga sekitar kawasan lindung, dengan melibatkan Pemerintah Daerah (Pemda) dan pihak terkait lainnya.

Langkah-langkah apa yang telah dilakukan bersama melalui gerakan membersihkan sampah di pesisir pulau-pulau berpenghuni dan tidak berpenghuni serta pulau-pulau yang dijadikan daya tarik wisata.

Selain itu, pihaknya juga melakukan gerakan penanaman mangrove di lahan kritis yang melibatkan warga sekitar dan kelompok masyarakat (Pokmas) mitra BTNKT, serta pemberian bibit tanaman buah-buahan sebagai bentuk pemberdayaan.

“Sebagian besar kawasan konservasi di TNKT adalah perairan atau laut. Oleh karena itu, warga harus membantu menjaga kelestarian ekosistem, karena laut adalah mata pencaharian mereka, perlu seimbang,” kata Bustang.

Baca: Bangun Kesadaran Pemilih, KPU Parigi Moutong Gelar Sosialisasi

Ia menambahkan, antara tahun 2021 hingga awal 2022, pihaknya telah melakukan reklamasi 5 persen atau 17,95 hektare hutan mangrove di kawasan konservasi taman nasional yang telah rusak akibat perubahan iklim.

Ia juga mengimbau warga pesisir untuk tidak membuang sampah plastik ke laut, karena plastik sulit terurai secara alami, dan sampah tersebut juga dapat merusak karang jika mengendap dalam jumlah banyak di dasar laut.

Oleh karena itu, lingkungan yang mendukung flora dan fauna selain tempat tinggal manusia dijaga secara alami agar tidak terjadi kerusakan fatal yang dapat menimbulkan bencana alam.

“Kelangsungan taman nasional sangat bermanfaat bagi makhluk hidup yang ada di bumi, sekaligus menjadi laboratorium alam untuk pengembangan ilmu pengetahuan,” pungkas Bustang. (*/Ikh)

Selain baca BTNKT gandeng warga togean, baca juga: DPRD Parigi Moutong Dukung Upaya Pemberdayaan Eks Napiter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *