Bos Yamaha: Fabio Quartararo Pembalap Terbaik MotoGP Austria

waktu baca 2 menit
Bos Yamaha: Fabio Quartararo Pembalap Terbaik MotoGP Austria Foto/Istimewa

Berita Olahraga, sulawesitoday sports – Bos Yamaha, Massimo Meregalli sebut Fabio Quartararo adalah pembalap terbaik di MotoGP Austria, meski finis di belakang Francesco Bagnaia.

Sepanjang akhir pekan MotoGP Austria, pembalap Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo adalah satu-satunya pembalap yang mampu bersaing di barisan depan dengan pembalap Ducati di Red Bull Ring trek yang paling cocok dengan mesin pabrik Borgo Panigale.

El Diablo adalah satu-satunya pembalap yang tidak mengendarai GP Desmosedici di dua baris pertama grid start, dan juga satu-satunya merek lain yang berhasil menyelesaikan balapan di lima besar.

Quartararo memanfaatkan masalah yang menimpa Desmosedici GP Enea Bastianini (Gresini Racing) dan kesalahan Jorge Martin (Pramac Racing-Ducati), tetapi manajemen ban yang baik memungkinkan pembalap Prancis itu menajga kecepatan di tahap akhir.

El Diablo berhasil menyalip Jack Miller (Ducati Lenovo Team) dengan manuver spektakuler di pintu keluar chicane Red Bull Ring Dan rekan setimnya di Thriller dan pemenang GP Austria Francesco Bagnaia mengakui akan sulit melawan Quartararo jika balapan masih ada satu atau dua lap lagi.

Performa impresif Fabio Quartararo membuat kagum banyak orang, termasuk bos Yamaha Massimo “Maio” Meregalli, menurutnya juara dunia MotoGP itu adalah pembalap terbaik MotoGP Austria 2022.

“Balapan Fabio (Quartararo) sangat fantastis! Dia sangat pantas mendapatkannya karena balapannya berada di level yang berbeda dari pembalap lain di kejuaraan saat ini,” kata Maio memuji pembalap terbaiknya.

“Dia memaksimalkan paket kami dengan sebaik mungkin membuat overtake yang lain tak dapat mengira selain bermain dia memaksimalkan kekuatan kami, seperti di chicane untuk posisi kedua. Dia cepat, konsisten, dan cerdas.

Baca: Juventus Resmi Rekrut Arkadiusz Milik Senilai 800 Ribu Euro

“Sayangnya waktunya sudah habis (untuk mengejar Bagnaia) karena kami percaya Fabio mungkin menjadi pembalap tercepat di trek. Namun, meninggalkan sirkuit ini dengan kuat di kejuaraan terasa seperti juara.”

Meski Quartararo kehilangan lima poin melawan Bagnaia, ia mampu mencetak 10 poin lebih banyak dari Aleix Espargaro (Aprilia Racing), rival terdekatnya kali ini, yang juga mengakui performa luar biasa El Diablo.

“Dia melakukan pekerjaan yang hebat. Yamaha tidak berada di level yang sama dengan Ducati, tetapi sangat dekat dengan mereka. Dia yang terbaik di grid saat ini. Jika dia memiliki motor yang sama, dia akan memenangkan gelar dengan selisih yang besar,” Ucap Aleix Espargaro. (*/Ikh)

Baca: Usai Tampil Apik, Luca Marini Yakin Juara di MotoGP San Marino

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.