Dinsos: 214 Ribu Orang akan Terima BLT BBM Sulawesi Tengah

waktu baca 2 menit
Kepala Dinas Sosial Sulteng Siti Hasbiah. Dinsos: 214 Ribu Orang akan Terima BLT BBM Sulawesi Tengah

BLT BBM Sulawesi Tengah, berita sulawesi tengah – Dinas Sosial Sulawesi Tengah sebut kuota penerima Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) dari Pemerintah Pusat mencapai 214038 orang.

“Penerima BLT BBM itu masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS),” ungkap Kepala Dinas Sosial Sulteng Siti Hasbiah, yang dihubungi, Minggu 4 September 2022.

Data penerima BLT BBM itu kata dia, adalah hasil pemutakhiran 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah.

Sebelumnya, jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Sulawesi Tengah terdaftar dalam DTKS Kementerian Sosial, sebanyak 130248 KPM, bertambah 83790 KPM.

Sebab, sasaran penerima secara nasional dari pemerintah pusat sekitar 20,16 juta KPM.

BLT itu bertujuan untuk dongkrak daya beli masyarakat pascakebijakan penyesuaian harga BBM bersubsidi.

“Data ini sudah final. Tinggal tunggu informasi penyaluran di setiap daerah. Perdana di di Kota Palu, Sabtu 3 September 2022,” tuturnya.

Menurut data Dinas Sosial Sulawesi Tengah, penerima manfaat BLT BBM bersubsidi di Kabupaten Buol 14.366 KPM, Kota Palu 17.477 KPM, Donggala 22.781 KPM, Morowali Utara 8.454 KPM, Morowali 10.457 KPM, Parigi Moutong 31.246 KPM, Poso 19.565 KPM, Sigi 18.622 KPM, Tolitoli 16.342 KPM dan Tojo Una-Una 14.218 KPM.

Baca juga: DKP Verifikasi Kelompok Penerima Bantuan Nelayan Parigi Moutong

Sedangkan Kabupaten Banggai yaitu 26.148 KPM, Banggai Laut 3.479 KPM dan Banggai Kepulauan 10.948 KPM.

“Penyaluran total bantuan Rp600 ribu/KPM dilakukan bertahap. Gelombang pertama senilai Rp300 ribu pada September dan Oktober. Gelombang kedua nilainya sama untuk September dan Desember,” jelasnya.

Pemerintah pusat kata dia, kucurkan anggaran sekitar Rp64,2 miliar untuk penyaluran BLT BBM di Sulawesi Tengah. Merujuk pada merujuk pada total 214.038 KPM.

Ia menambahkan, penyaluran BLT BBM melalui PT Pos Indonesia (Persero). Dengan metode pemberian langsung dari door to door.

“Dinas Sosial bertugas monitoring dan evaluasi dan lakukan pendampingan,” tutupnya. (**)

Baca juga: Parigi Moutong: Perlu Ada Standar Penyaluran Minyak Goreng Subsidi

Leave a Reply

Your email address will not be published.