Bila Direkrut Suzuki, Danillo Petrucci Akui Bertahan di MotoGP

waktu baca 3 menit
Bila Direkrut Suzuki, Danillo Petrucci Akui Bertahan di MotoGP Foto/Istimewa

Bila direkrut Suzuki, berita olahraga, sulawesitoday sports – Bila direkrut Suzuki, Danillo Petrucci akui masih bertahan di MotoGP, pasalnya dari sekian merek yang ditungganginya Suzuki GSX-RR rupanya paling berkesan.

Akhir pekan lalu Grand Prix Thailand menandai kembalinya Petrucci ke paddock MotoGP. Petrucci telah dipanggil oleh Suzuki untuk menggantikan Joan Mir yang masih dalam masa pemulihan dari cedera engkel kanannya yang patah.

Petrucci tidak diberi target khusus, namun sang pebalap terus berusaha menampilkan performa terbaiknya. Sebelum balapan basah di sirkuit Chang, pembalap Italia itu finis di urutan ke-20.

Dia menghabiskan sebagian besar karirnya di Ducati, diikuti oleh KTM, kemudian Ioda-Suter dan ART. Petrucci mengatakan dia tidak akan meninggalkan MotoGP jika dia mengendarai Suzuki sejak awal.

Grand Prix Thailand akhir pekan lalu menandai kembalinya Petrucci ke paddock MotoGP. Petrucci telah dipanggil oleh Suzuki untuk menggantikan Joan Mir yang masih dalam masa pemulihan dari cedera pergelangan kaki kanan yang patah.

Petrucci tidak diberi target khusus, namun sang pembalap terus berusaha menampilkan performa terbaiknya. Sebelum balapan basah di sirkuit Chang, pembalap Italia itu finis di urutan ke-20.

Dia menghabiskan sebagian besar karirnya di Ducati, diikuti oleh KTM, kemudian Ioda-Suter dan ART. Petrucci mengatakan dia tidak akan meninggalkan MotoGP jika dia mengendarai Suzuki sejak awal.

“Jika saya mengendarai motor ini tahun lalu, saya mungkin tidak akan melepaskan karir MotoGP saya. Tentu saja. Karena saya sangat menikmati mengendarainya dan saya terkejut di awal dan berpikir itu akan lebih lambat,” katanya kepada kepada salah satu media online.

“Karena posisi dan ergonomisnya, ini adalah sepeda Jepang pertama saya dan sangat berbeda. Tapi itu sangat bagus. Saya tidak punya uang, kalau tidak saya akan membeli motor ini!

“Setelah Dakar (reli), saya membeli sepeda motor, tetapi harganya hanya 15.000 euro (sekitar Rp 227,1 juta). Menurut saya (Suzuki) harganya sedikit lebih mahal dan saya tidak punya uang sebanyak itu!”

Jika hujan deras di trek Buriram, Petrucci kemungkinan akan mendapat kejutan. Bahkan Jack Miller tidak mempercayainya. Namun, balapan di jalan basah tidak semudah yang dibayangkan.

Baca: DPRD Parigi Moutong Dukung Upaya Pemberdayaan Eks Napiter

Visibilitas yang buruk setelah start membuat hampir semua pembalap kesulitan. Lihat saja bagaimana Fabio Quartararo turun drastis dari posisi keempat menjadi 17. Selain itu, Luca Marini juga jatuh.

“Tidak ada lap basah dengan motor ini sehingga sangat sulit dan saya ingin berterima kasih kepada tim ini atas kerja kerasnya.” ucap Petrucci.

“Mereka hampir bingung tentang pengaturannya karena kami tidak tahu tentang basah dan sebagainya.

“(Tapi) saya senang. Saya bukan yang terakhir (selesai)… dan itu sangat berarti!” (*/Ikh)

Selain baca Bila direkrut Suzuki, baca juga: Razgatlioglu Pilih Bertahan di WSBK Ketimbang di MotoGP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *